Jumat, 15 Mei 2026

Cuan 15 Saham Ini Bakal Terbang, Ada ARTO dan SCMA

Penulis : Indah Handayani
3 Jul 2023 | 17:20 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pekan lalu, investor asing ramai-ramai borong saham sektor keuangan hingga membuat IHSG bertengger di zona hijau. Pekan ini, trader saham diimbau untuk memerhatikan sentimen domestik dan eksternal. Meski demikian, cuan 15 saham ini bakal terbang pada pekan ini, ada ARTO dan SCMA.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Mino menjelaskan, dari domestic, sentimen yang wajib diperhatikan, yaitu data manufaktur, data inflasi dan data cadangan devisa. Sementara itu, sentimen eksternal yang perlu diperhatikan yakni FOMC minutes, non-farm payrolls dan perkembangan harga komoditas.

"Pada pertemuan bulan lalu the Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,25%, namun memberikan sinyal adanya kemungkinan tambahan kenaikan suku bunga sebanyak dua kali masing-masing 25 bps," ungkap Mino dalam keterangannya, Senin (3/7/2023).

ADVERTISEMENT

Mino menambahkan, dalam testimoninya Gubernur The Fed kembali menegaskan bahwa usaha untuk menekan angka inflasi ke kisaran dua persen masih jauh dari kata selesai. The Fed juga tidak menutup kemungkinan hanya akan menahan suku bunga, jika angka inflasi lebih baik dari perkiraan (tergantung data ekonomi).

Sedangkan non-farm payrolls Juni, Mino menyebut, diprediksi akan bertambah sebanyak 225 ribu lebih rendah dari penambahan bulan sebelumnya sebanyak 339 ribu. Dengan penambahan tersebut, diharapkan angka tingkat pengangguran tidak mengalami perubahan yaitu berada di level 3.7%.

“Sementara itu upah per jam pertumbuhannya diprediksi akan melambat menjadi 4,2% yoy dari sebelumnya 4,3% yoy," jelas Mino.

Tertopang data inflasi dan sentimen lainnya pada minggu ini, Indo Premier merekomendasikan 15 saham bakal terbang pada pekan ini. Ada saham ARTO dan SCMA untuk trading #CariBebasmu hingga 7 Juli 2023 yakni

BBRI (Support: 3.300, Resistance: 5.550)

BMRI (Support: 5.075, Resistance: 5.325)

BBCA (Support:9.000, Resistance: 9.300)

BBNI (Support: 8.975, Resistance: 9.300)

ARTO (Support: 2.900, Resistance: 3.400)

INDF (Support: 7.250, Resistance: 7.500)

ICBP (Support: 11.050, Resistance: 11.575)

ACES (Support:650, Resistance: 705)

ELSA (Support:324, Resistance: 344)

JSMR (Support:3.630, Resistance: 3.950)

TLKM (Support: 3.920, Resistance: 4.070)

EXCL (Support: 1.890, Resistance: 2.010)

PWON (Support: 480 , Resistance:496)

SSIA (Support:446, Resistance: 500)

SCMA (Support: 155, Resistance: 168)

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia