Jumat, 15 Mei 2026

Asing Bertahan Borong Saham, Net Buy Capai Rp 204,6 Miliar

Penulis : Parluhutan Situmorang
6 Jul 2023 | 17:26 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 204,62 miliar di pasar reguler, seiring dengan lonjakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/7/2023), sebanyak 38,35 poin (0,57%) ke level 6.757,3.

Net buy terbanyak melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 69,15 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 57,79 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 52,37 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 32,84 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 31,16 miliar.

Sebaliknya, lima saham berikut mengalami penjualan bersih (net sell) oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40,39 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 38,69 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 24,19 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 23,68 miliar, dan PT Trimegah Bangun perkasa Tbk (NCKL) Rp 17,76 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun penguatan IHSG hari ini didukung oleh kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer primer yang melesat 2,17%, sektor energi melonjak 1,98%, sektor industri naik 0,99%, sektor material dasar menguat 0,96%, dan lain-lain. Sedangkan sektor kesehatan turun 0,19%.

Di tengah lonjakan IHSG, dua saham berhasil menorehkan penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) yang naik Rp 50 (34,72%) menjadi Rp 194 dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat Rp 42 (35%) menjadi Rp 162.

Penguatan tajam juga terjadi pada saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang naik Rp 80 (21,39%) menjadi Rp 454, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menguat Rp 190 (19,79%) menjadi Rp 1.150, dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik Rp 76 (19%) menjadi Rp 476.

Sebaliknya, penurunan signifikan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia