Update Info Mengenai Emiten Sawit Pilihan Lo Kheng Hong (ANJT)
JAKARTA, investor.id - Emiten sawit pilihan Lo Kheng Hong, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) dijadwalkan membayarkan dividen tunai senilai total Rp 93,24 miliar atau Rp 27,8 per saham pada Jumat (7/7/2023) ini.
Sebelumnya, cum dividen pasar reguler dan negosiasi sudah lewat pada 15 Juni, sedangkan ex dividen pasar reguler dan negosiasi di 16 Juni lalu.
Cum dividen pasar tunai 19 Juni dan ex dividen pasar tunai 20 Juni. Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 19 Juni.
“Tanggal pembayaran dividen 7 Juli 2023,” tulis Direktur dan Sekretaris Perusahaan ANJT Naga Waskita dalam keterbukaan informasi terkait jadwal pembagian dividen perseroan.
Sementara itu, pada perdagangan Kamis (6/7/2023), saham ANJT melambung 8,07% ke Rp 870. Frekuensi perdagangan melesat jadi 3.999 kali, sebanyak 26,27 saham ditransaksikan, dan nilai transaksi Rp 22,51 miliar. Dalam satu pekan terakhir, saham ANJT terbang 20%.
Berdasarkan laporan tahunan perseroan tahun 2022, investor kawakan Lo Kheng Hong menjadi salah satu pemegang sahamnya. Pak Lo – sapaan akrab Lo Kheng Hong – tercatat di situ mempunyai 5.110.000 saham atau 0,15%.
Apabila jumlah kepemilikannya masih sama, maka Pak Lo berpotensi meraih dividen ANJT Rp 142 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






