Jumat, 15 Mei 2026

Resmi Listing, IPO Saham Amman Mineral (AMMN) Terbesar Tahun Ini

Penulis : Zsazya Senorita
7 Jul 2023 | 10:36 WIB
BAGIKAN
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten terbesar yang listing pada 2023. Dengan nilai penawaran umum perdana saham sebesar Rp 10,73 triliun.
Perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di BEI ini, resmi mencatatkan sahamnya pada Jumat (7/7).
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten terbesar yang listing pada 2023. Dengan nilai penawaran umum perdana saham sebesar Rp 10,73 triliun. Perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di BEI ini, resmi mencatatkan sahamnya pada Jumat (7/7).

JAKARTA, Investor.id – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/7/2023). Perseroan tercatat sebagai emiten dengan nilai penawaran umum terbesar Rp 10,73 triliun sepanjang tahun 2023.

Perseroan smenerbitkan sebanyak 6,32 miliar saham biasa atau setara 8,8% saham ke publik, dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga penawaran sebesar Rp 1.695 setiap saham. 

Direktur Utama Amman Mineral Internasional Alexander Ramlie mengatakan, prospek usaha pertambangan tembaga positif ke depan, karena peningkatan permintaan tembaga di dunia.

ADVERTISEMENT

"Peningkatan ini terjadi seiring pertumbuhan sektor industri, energi terbarukan, serta kendaraan listrik. AMMN melihat dinamika pasar tersebut sebagai peluang untuk memperkuat posisi perseroan sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di dunia," ujar Alexander di BEI, Jumat (7/7).

Wood Mackenzie mengungkap bahwa tambang Batu Hijau merupakan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia, dengan cadangan setara tembaga terbesar kelima di dunia apabila dikombinasikan dengan proyek eksplorasi Elang. Data cadangan bijih AMMN untuk tambang Batu Hijau dan proyek eksplorasi Elang per 31 Desember 2022 sesuai JORC Code 2012 (Australasian Joint Ore Reserves Committee) adalah sebesar 17,12 miliar pon tembaga dan 23,2 juta ons emas. 

Melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tengah merealisasikan penambangan Fase 7 dan pengembangan Fase yang diperkirakan dapat memperpanjang usia tambang Batu Hijau hingga 2030. Perseroan juga akan mempersiapkan proyek eksplorasi Elang untuk memulai operasional penambangan di tahun 2031 hingga 2046.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia