Jumat, 15 Mei 2026

Adu Strategi Emiten Telekomunikasi, Potensi Cuan Sahamnya Masih Tinggi

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Jul 2023 | 22:14 WIB
BAGIKAN
Kantor PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)
Kantor PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), menaikkan harga paket data seluler, khususnya paket 30 hari, sebesar 5-60% pada Juni 2023. Tren kenaikan harga tersebut diperkirakan berlanjut, karena strategi Telkomsel yang berfokus pada kualitas layanan ketimbang sekadar persaingan harga.

“Kami meyakini strategi itu akan menciptakan persaingan yang lebih baik di industri telekomunikasi Indonesia,” tulis analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi dan Research Associate Samuel Sekuritas Brandon Boedhiman dalam riset terbaru.

Menurut analis tersebut, harga paket InternetMAX Lite (3GB) naik menjadi Rp 25 ribu (+68% mom) dan harga bundling Internet OMG dan CloudMAX naik menjadi Rp 117 ribu (+16% mom). Namun, pada saat yang sama, Telkomsel juga menurunkan harga paket data 7 hari (Internet Sakti Mingguan, 10 GB) menjadi Rp 29 ribu (-19% mom). Namun, Telkomsel tidak mengubah harga paket data 3 hari, 1 hari, atau paket by.U.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, tidak banyak perubahan dari PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Meski tidak ada perubahan harga, EXCL mengurangi kuota utama paket XTRA Combo Reguler (30 hari) sebesar 2 GB menjadi ~20 GB (Mei 2023: 22 GB).

EXCL tidak merilis paket baru untuk XTRA Combo Plus Reguler sejak penghapusan beberapa paket yang lebih murah (ARPU rendah) (XTRA Combo Plus Reguler 4 GB dan 8 GB), yang mungkin akan mendorong pelanggannya untuk meng-upgrade paket data.

“Mengenai paket Live-on, kami melihat bahwa EXCL tidak melakukan penyesuaian apa pun, baik pada harga maupun paket. Sama seperti EXCL, FREN tidak melakukan penyesuaian besar pada harga, meskipun FREN memutuskan untuk mengurangi bonus kuota lokal dalam paket Unlimited Nonstop 6 GB menjadi 4 GB (sebelumnya 6 GB),” sebut Jonathan dan Brandon. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia