Medco Energi (MEDC) Kembangkan Sederet Proyek EBT
Sebelum 2025
Menurut Hilmi, Sumbawa merupakan area khusus, karena di situ terdapat operasi tambang batu bara dan diesel berakapasitas 145 MW yang dioperasikan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Semua itu akan stop beroperasi sebelum 2025 dan selanjutnya diganti dengan gas, matahari, dan angin.
"Jadi, pada saat nanti 2025, semua coal dan diesel sudah decommission secara sukarela dan diganti gas plus renewable energy (RNE)matahari dan angin," tuturnya.
Baca Juga:
RUU EBT Teradang Adu KepentinganHilmi tak menepis bahwa belanja modal (capital expenditure/capex) MEDC untuk meningkatkan eksposur di RNE ini memang besar untuk tahap awal. Tetapi, selang beberapa tahun kemudian, belanjanya akan mengecil dan sedianya memiliki umur yang panjang.
"Misalnya, capex untuk turbin angin di depan besar. Tapi, anginnya gak bayar. Jadi, mungkin capex tinggi dulu, setelah beberapa tahun akan turun jauh sekali," jelasnya.
Perihal Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Bulan, Batam, Hilmi menyatakan perseroan akan tetap mengekspor aliran listrik dari PLTS tersebut ke Singapura.
Baca Juga:
Siapkan Rp 15 Triliun, Astra (ASII) Lirik Investasi Consumer, Healthcare, dan Energi Terbarukan"Dari pemerintah, arahannya sudah jelas boleh eskpor. Tetapi, pengadaan PV diusahakan semkasimal mungkin di dalam negeri. Ini yang sedang kami pelajari. Jadi, Medco bersama Adaro, dan TOBA bekerja sama dengan perusahaan Tiongkok untuk membangun industri panel surya di Indonesia. Termasuk di sektor gas, Medco sedang kembangkan di Natuna," tutup Hilmi.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






