Investor Asing Net Buy Rp 545,23 Miliar, Saham BBCA, BBRI, hingga GOTO Diborong
JAKARTA, investor.id – Investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar Rp 545,23 miliar, seiring berlanjutnya penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/7/2023), sebanyak 11,29 poin (0,17%) ke level 6.808,2.
IHSG hari ini bergerak dalam rentang 6.785,8-6.820,1 dengan nilai transaksi Rp 8,02 triliun. Dengan penutupan tersebut, IHSG berhasil mencapai level tertinggi baru terhitung sejak 11 Mei 2023 atau dalam dua bulan terakhir.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 340,05 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 217,26 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 64,25 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 37,19 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 31,15 miliar.
Sebaliknya, lima saham berikut mengalami penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 82,76 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 47,50 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 44,62 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 18,34 miliar, dan PT Medco Energi Tbk (MEDC) Rp 15,49 miliar.
Adapun penguatan IHSG hari ini didukung oleh kenaikan sektor saham teknologi 1,43%, sektor properti 0,88%, sektor keuangan 0,20%, dan sektor kesehatan 0,05%. Sebaliknya, pelemahan melanda sektor energi 0,94%, sektor material dasar 0,29%, dan sektor industri 0,17%.
Di tengah penguatan IHSG, lima saham ini menorehkan lonjakan harga, yaitu saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) yang naik Rp 62 (25%) menjadi Rp 310, PT Bank Mayapada Interasional Tbk (MAYA) naik Rp 114 (24,46%) menjadi Rp 580, dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS) naik Rp 27 (24,32%) menjadi Rp 138.
Kemudian, saham PT WIR Asia Tbk (WIRG) menguat Rp 26 (20,47%) menjadi Rp 153 dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) menguat Rp 13 (15,66%) menjadi Rp 96.
Sedangkan lima saham berikut mengalami penurunan paling dalam, yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS), PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI), PT Pelayaran Tamarin Indonesia Tbk (TAMU), dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






