Mutu International (MUTU) Mau IPO, Ternyata Segini Labanya
JAKARTA, investor.id - PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) atau Mutu International bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 942.857.200 saham atau 30%.
Dalam prospektus awal dijelaskan bahwa perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp 105-110 per saham. Sehingga dana yang bisa diraih antara Rp 99 - 103,71 miliar.
Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung 12-24 Juli, sedangkan masa penawaran umum diperkirakan di 2-7 Agustus, pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 9 Agustus. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Trimegah Sekuritas.
Mutu International adalah perusahaan yang melayani jasa testing, inspection, dan certification. Berdiri sejak 1990, Mutu International telah menjadi perusahaan swasta Indonesia yang terbesar di bidangnya. Kini, MUTU telah melakukan ekspansi dengan melebarkan sayap perusahaan hingga ke Vietnam, Tiongkok, dan Jepang.
Per 31 Maret 2023, perseroan membukukan pendapatan Rp 59,41 miliar. Angkanya meningkat 30,56% dari periode yang saham tahun 2022 yang sebesar Rp 45,50 miliar.
Manajemen MUTU menjelaskan bahwa peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya pendapatan jasa sertifikasi sawit berkelanjutan pada perusahaan induk dan inspeksi & pengujian sektor pertambangan dari anak perusahaan PT Jasa Mutu Mineral Indonesia.
Beban pokok pendapatan perseroan Rp 34,41 miliar pada kuartal I-2023, membengkak 37,71% dari Rp 24,99 miliar pada kuartal pertama tahun 2022. “Peningkatan beban pokok pendapatan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2023,” papar manajemen MUTU.
Sementara laba tahun berjalan Mutu International melesat 66,84% menjadi Rp 8,15 miliar di kuartal I-2023, dari sebelumnya Rp 4,88 miliar pada kuartal I-2022. Per 31 Maret 2023, total aset MUTU Rp 160,68 miliar, liabilitas Rp 81,31 miliar, dan total ekuitas Rp 79,37 miliar.
Dana IPO
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





