Jumat, 15 Mei 2026

Mutu International (MUTU) Mau IPO, Ternyata Segini Labanya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Jul 2023 | 11:30 WIB
BAGIKAN
Mutu International (MUTU). Foto: Perseroan
Mutu International (MUTU). Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id - PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) atau Mutu International bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 942.857.200 saham atau 30%.

Dalam prospektus awal dijelaskan bahwa perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp 105-110 per saham. Sehingga dana yang bisa diraih antara Rp 99 - 103,71 miliar.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung 12-24 Juli, sedangkan masa penawaran umum diperkirakan di 2-7 Agustus, pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 9 Agustus. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Trimegah Sekuritas.

Mutu International adalah perusahaan yang melayani jasa testing, inspection, dan certification. Berdiri sejak 1990, Mutu  International telah menjadi perusahaan swasta Indonesia yang terbesar di bidangnya. Kini, MUTU telah melakukan ekspansi dengan melebarkan sayap perusahaan hingga ke Vietnam, Tiongkok, dan Jepang.

ADVERTISEMENT

Per 31 Maret 2023, perseroan membukukan pendapatan Rp 59,41 miliar. Angkanya meningkat 30,56% dari periode yang saham tahun 2022 yang sebesar Rp 45,50 miliar.

Manajemen MUTU menjelaskan bahwa peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya pendapatan jasa sertifikasi sawit berkelanjutan pada perusahaan induk dan inspeksi & pengujian sektor pertambangan dari anak perusahaan PT Jasa Mutu Mineral Indonesia.

Beban pokok pendapatan perseroan Rp 34,41 miliar pada kuartal I-2023, membengkak 37,71% dari Rp 24,99 miliar pada kuartal pertama tahun 2022. “Peningkatan beban pokok pendapatan berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan yang terjadi pada kuartal pertama tahun 2023,” papar manajemen MUTU.

Sementara laba tahun berjalan Mutu International melesat 66,84% menjadi Rp 8,15 miliar di kuartal I-2023, dari sebelumnya Rp 4,88 miliar pada kuartal I-2022. Per 31 Maret 2023, total aset MUTU Rp 160,68 miliar, liabilitas Rp 81,31 miliar, dan total ekuitas Rp 79,37 miliar.

Dana IPO

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 56 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 58 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia