Perusahaan Milik Konglomerat Batu Bara Ini Mau IPO, Begini Progresnya!
JAKARTA, investor.id - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 4.166.000.000 saham atau 25%.
Dalam prospektus awal disebutkan bahwa Mandiri Herindo Adiperkasa membuka harga penawaran di kisaran Rp 118-128 per saham. Sehingga dana yang bisa diraih perseoran dari aksinya ini sekitar Rp 491,58-533,24 miliar.
Progresnya adalah masa penawaran awal (bookbuilding) dari IPO MAHA telah berlangsung pada 26 Juni-6 Juli 2023 lalu. Sementara itu, perkiraan tanggal efektif pada 14 Juli. Kemudian, perkiraan masa penawaran umum di 18-21 Juli dan perkiraan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 25 Juli.
Mandiri Herindo Adiperkasa – sebagaimana dikutip dari website resmi perseroan – merintis usaha di bidang jasa angkutan pertambangan sebagai kontraktor tambang batu bara di Kalimantan Timur.
Namun, seiring dengan perkembangan perusahaan serta kepercayaan yang telah diberikan oleh para pemberi kerja (mine owner), Mandiri Herindo Adiperkasa telah menjadi salah satu penyedia jasa terbesar untuk pengangkutan pertambangan mineral dan batu bara yang telah melakukan ekspansi ke provinsi lainnya, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah.
Konglomerat Batu Bara
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






