Jumat, 15 Mei 2026

Perusahaan Milik Konglomerat Batu Bara Ini Mau IPO, Begini Progresnya!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Jul 2023 | 15:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi. (Annual Report MCOL)
Ilustrasi. (Annual Report MCOL)

JAKARTA, investor.id - PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) atau Mandiri Services bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 4.166.000.000 saham atau 25%.

Dalam prospektus awal disebutkan bahwa Mandiri Herindo Adiperkasa membuka harga penawaran di kisaran Rp 118-128 per saham. Sehingga dana yang bisa diraih perseoran dari aksinya ini sekitar Rp 491,58-533,24 miliar.

Progresnya adalah masa penawaran awal (bookbuilding) dari IPO MAHA telah berlangsung pada 26 Juni-6 Juli 2023 lalu. Sementara itu, perkiraan tanggal efektif pada 14 Juli. Kemudian, perkiraan masa penawaran umum di 18-21 Juli dan perkiraan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 25 Juli.

ADVERTISEMENT

Mandiri Herindo Adiperkasa – sebagaimana dikutip dari website resmi perseroan – merintis usaha di bidang jasa angkutan pertambangan sebagai kontraktor tambang batu bara di Kalimantan Timur.

Namun, seiring dengan perkembangan perusahaan serta kepercayaan yang telah diberikan oleh para pemberi kerja (mine owner), Mandiri Herindo Adiperkasa telah menjadi salah satu penyedia jasa terbesar untuk pengangkutan pertambangan mineral dan batu bara yang telah melakukan ekspansi ke provinsi lainnya, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah.

Konglomerat Batu Bara

Pemegang saham Mandiri Herindo Adiperkasa sebelum IPO terdiri dari PT Edika Agung Mandiri 46%, Yenny Hamidah Koean 10%, Eka Rosita Kasih 10%, Diah Asriningpuri Sugianto 10%, Arief Sugianto 10%, Handy Glivirgo 5%, Muhammad Akbar 5%, dan Herman Kusnanto Kasih Tjia 4%.

Sementara itu, pemegang saham Edika Agung Mandiri adalah Eddy Sugianto 92,43%, Eka Rosita Kasih 3,29%, Arief Sugianto 1,64%, Diah Asriningpuri Sugianto 1,64%, Handy Glivirgo 0,33%, Erita Kasih Tjia 0,33%, dan Artur Dewata MD Batubara 0,33%.

Dalam prospektus perseroan ditegaskan, pengendali dan ultimate beneficiary ownership (UBO) Mandiri Herindo Adiperkasa, yaitu Eddy Sugianto.

Perusahaan Milik Konglomerat Batu Bara Ini Mau IPO, Begini Progresnya!
Eddy Sugianto. (annual report MCOL)

Eddy Sugianto berada di nomor 32 dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia 2022 versi Forbes. Per 4 April 2023, kekayaan bersihnya mencapai US$ 1,2 miliar. Masih mengutip Forbes, Eddy Sugianto (77) adalah pendiri grup pertambangan batu bara Mandiri dan dia merupakan komisaris utama PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL).

Dalam laporan tahunan MCOL 2022, Mandiri Herindo Adiperkasa disebut sebagai perusahaan afiliasi dari MCOL. Sebagai informasi, Prima Andalan Mandiri baru mencatatkan sahamnya di BEI pada 7 September 2021 dengan sebelumnya terlebih dahulu menggelar IPO.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 23 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia