Intip Potensi Cuan Empat Saham Teknologi, Ada yang Sampai 48%
JAKARTA, Investor.id - Kalangan analis meyakini indeks saham teknologi di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berada di zona positif. Alhasil, tren penguatan saham-saham teknologi diperkirakan masih berlanjut.
Ada tiga saham teknologi yang layak dicermati, yakni PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (Goto), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Wir Asia Tbk (WIRG), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI dengan potensi gain maksimal 48%.
Hingga perdagangan Senin (17/7/2023), IDX Technology --indeks saham teknologi di bursa domestik-- kembali menguat sebesar 2,79% ke level 4.945,59 dari sebelumnya 4.811,56.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta menyebutkan, IDX Technology memiliki potensi maju ke level 5.286, paling cepat dalam jangka menengah.
“Jika break above 4.960, IDX Techno akan menguji level resistance di posisi 5.286,” ujar Nafan kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (17/7/2023).
Mirae Asset Sekuritas Indonesia memiliki pilihan saham BUKA dan GOTO dengan target harga masing-masing Rp 306 dan Rp 151. Pemodal disarankan mengakumulasi kedua saham teknologi tersebut.
Menurut pengamat pasar modal, Wahyu Tri Laksono, saham-saham teknologi terdongkrak pelemahan dolar AS dan rebound kripto, seperti Bitcoin. Di sisi lain, bursa saham teknologi AS, Nasdaq, juga menguat. “Jadi, wajar kalau saham digital rebound,” tutur dia.
Wahyu mengakui, sangat memungkinkan bila indeks saham teknologi menguat hingga akhir tahun. Apalagi jika The Federal Reserve (The Fed) memangkas Fed funds rate (FFR) atau mulai menurunkan suku bunga acuan saat inflasi berhasil diredam mendekati level 2%.
Wahyu menjagokan saham WIFI dengan target harga Rp 210-230. Masa penguatan saham teknologi di Indonesia diprediksi berlangsung sampai akhir 2024.
“Saham teknologi masih berpeluang melaju di zona positif hingga window dressing tahun depan. Investor perlu berhati-hati terhadap kemungkinan koreksi signifikan setelahnya,” papar Wahyu.
Asing Borong BUKA
Di lain pihak, Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, Liza C Suryanata mengemukakan, salah satu saham teknologi, BUKA, masuk daftar top buy dengan pembelian bersih (net buy) Rp 50,7 triliun oleh investor asing.
Secara bersamaan, NH Korindo Sekuritas Indonesia optimistis periode bullish indeks harga saham gabungan (IHSG) masih bisa dipertahankan di level resistance kritikal 6.960-6.970 yang telah menghalangi kenaikan IHSG sejak akhir tahun lalu.
Baca Juga:
Harga CPO Lanjut Menguat“Karena itu, kami menyarankan untuk average up bertahap dan menggunakan momen pullback sebagai kesempatan untuk buy on weakness,” ujar Liza di Jakarta, Senin (17/7/2023).
Di sisi global, Goldman Sachs mencatat kondisi keuangan global saat ini dalam kategori paling longgar sejak April tahun silam. Kondisi keuangan pasar berkembang pun sekarang terbilang paling longgar sejak Februari tahun lalu.
“Tidak mengherankan jika indeks saham MSCI World melonjak 3,4% pekan lalu, pekan terbaiknya sejak Maret. Sedangkan indeks MSCI Asia ex-Jepang menguat 5,6%, pekan terbaiknya sejak November dan akhirnya menunjukkan tanda-tanda mengejar ketinggalan setelah berkinerja buruk sepanjang tahun,” papar Liza.
Menurut Liza Suryanata, tahap awal musim laporan keuangan juga dipercaya akan membantu pasar mempertahankan sentimen positifny. Bank of America, Morgan Stanley, Goldman Sachs, Tesla, dan Netflix adalah beberapa nama besar yang dijadwalkan melaporkan kinerja kuartal II-2023 pekan ini.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






