Jumat, 15 Mei 2026

Saham Perbankan Kian Memesona, Berikut Pemicu dan Target Harganya

Penulis : Parluhutan Situmorang
18 Jul 2023 | 07:44 WIB
BAGIKAN
Tumpukan uang kertas rupiah pada salah satu bank di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ss/mes/aa)
Tumpukan uang kertas rupiah pada salah satu bank di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ss/mes/aa)

JAKARTA, Investor.id –  Saham emiten sektor perbankan diprediksi bertumbuh lebih pesat sepanjang semester II-2023. Pertumbuhan didukung normalisasi bisnis dan jelang pelaksanaan pemilu.

Analis Trimegah Sekuritas Amyra Ibrahim dan Adi Prabowo mengatakan, momentum bisnis kembali normal dan jelang pemilu akan menjadi daya tarik bagi sejumlah saham sektor perbankan.

Terkait pertumbuhan kredit, Trimegah menyebutkan, dalam lima bulan terakhir memang terjadi perlambatan hanya 9,57%, dibandingkan lima bulan tahun 2022 sekitar 9,96%. Perlambatan dipengaruhi atas jumlah hari kerja yang lebih sedikit. Meski demikian, pertumbuhan laba bersih seluruh bank masih menunjukkan pertumbuhan sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

Trimegah menyebutkan bahwa sektor perbankan nasional masih dipenuhi dengan likuiditas yang baik. Berdasarkan data LDR empat bank masih mencapai 82,13% hingga Mei 2023, dibandingkan dengan LDR industri 80,92%. Sedangkan rata-rata LDR sektor bank dalam lima hari terakhir mencapai 86,29%.

“Dengan melihat data tersebut, sektor perbankan nasional masih memiliki ruang yang memadai untuk mendukung pertumbuhan kredit. Bank masih bisa mengandalkan dananya untuk menjangkau permintaan kredit, sehingga bisa menekan cost of fund,” tulisnya.

Riset tersebut juga menyebutkan bahwa pertumbuhan kredit diperkirakan datang dari segmen konsumsi dan usaha kecil sepanjang paruh kedua tahun ini. Hal ini tentu akan berimbas positif bagi sektor perbankan didukung yield yang lebih baik, sehingga margin bunga bersih (NIM) diprediksi tetap membaik.

Sedangkan kredit korporasi, menurut riset tersebut, kemungkinan cenderung tertahap menjelang pemilu. Korporasi akan membelanjakan dana cenderung stagnan, apalagi beberapa perusahaan masih memegang kas yang besar.

Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap saham sektor perbankan dengan saham pilihan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Saham BBRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.200. Perseroan terbantu pelaksanaan pemilu yang akan mengerek permintaan kredit. Sedangkan saham BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.900 yang mencerminkan ekspektasi laba dan fundamental solid.

Prospek Saham Bank

Saham Perbankan Kian Memesona, Berikut Pemicu dan Target Harganya

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia