Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Rontok, Akhiri Penguatan Dua Hari Beruntun

Penulis : Indah Handayani
19 Jul 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives rontok pada perdagangan Selasa (18/7/2023). Akhiri penguatan harga CPO yang terjadi selama dua hari beruntun. 

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Selasa (18/7/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Agustus 2023 turun 34 Ringgit Malaysia per ton menjadi 3.851 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 terkoreksi 35 Ringgit Malaysia menjadi 3.879 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Oktober 2023 melemah 35 Ringgit Malaysia menjadi 3.895 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 berkurang 34 Ringgit Malaysia menjadi 3.903 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Desember rontok 36 Ringgit Malaysia menjadi 3.908 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Januari 2024 melorot 28 Ringgit Malaysia menjadi 3.924 Ringgit Malaysia per ton.

Research and Development ICDX Girta Yoga mengatakan, melihat dari trennya, harga CPO bergerak pada tren yang melandai cenderung bearish. Hal ini diperngaruhi oleh sentimen situasi di pasar minyak kedelai yang sedang dalam tren bullish. “Situasi ini mengindikasikan terjadinya peralihan permintaan dari CPO ke minyak kedelai,” ungkapnya kepada Investor Daily, Selasa (18/7/2023).

Menurut Yoga, harga CPO bergerak pada resistance 3.950 Ringgit Malaysia per ton dan support di 3.900 Ringgit Malaysia per ton.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia