Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Melesat, Dow Jones Reli Tujuh Hari Berturut-turut

Penulis : Indah Handayani
19 Jul 2023 | 06:01 WIB
BAGIKAN
Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York selama perdagangan pada 4 Januari 2023 di New York City, Amerika Serikat. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)
Trader bekerja di lantai Bursa Efek New York selama perdagangan pada 4 Januari 2023 di New York City, Amerika Serikat. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)

NEW YORK, investor.id – Wall Street melesat pada penutupan perdagangan Selasa (18/7/2023). Terdorong pendapatan sektor bank yang melaporkan hasil kinerja kuartalan. Bahkan, Dow Jones reli tujuh hari berturut-turut dan berada di jalur untuk kenaikan harian terpanjang selama lebih dari dua tahun.

Dikutip dari Reuters, Dow Jones melejit 366,58 poin (1,06%) menjadi 34.951,93. Sedangkan, S&P 500 naik 32,19 poin (0,71%) pada 4.554,98. Sementara itu, Nasdaq bertambah 108,69 poin (0,76%) pada 14.353,64.

Saham Morgan Stanley melonjak 6,45%, persentase kenaikan satu hari terbesar mereka sejak 9 November 2020. Terdorong hasil pendapatan mereka yang melampaui ekspektasi. Hal itu berkat pertumbuhan bisnis manajemen kekayaan bank mengimbangi pendapatan perdagangan yang lebih rendah.

ADVERTISEMENT

Bank of America naik 4,42% setelah labanya mengalahkan ekspektasi. Setelah menghasilkan lebih banyak dari pembayaran pinjaman pelanggan, sementara perbankan investasi dan perdagangan bernasib lebih baik dari yang diharapkan.

Saham bank lain juga melaju pada Selasa (18/7/2023), Bank of New York Mellon  naik 4,11%, dan PNC Financial naik 2,51%, setelah mereka melaporkan hasil kuartalan.

Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York, mengatakan, hasil laporan sektor bank tersebut sangat mengejutkan. Bahkan, semuanya mengalahkan ekspektasi pendapatan dan semua kecuali PNC mengalahkan ekspektasi pendapatan. 

"Saya selalu benci mengekstrapolasi pendapatan bank besar, yang selalu menjadi yang pertama, ke seluruh pasar. Kami memiliki lebih banyak lagi yang datang ke sini tetapi perkiraan pendapatan telah diturunkan dan bank dapat memberikan kejutan," paparnya.

Dow Jones mencatatkan kenaikan sesi ketujuh berturut-turut, rekor terpanjang sejak Maret 2021, dan ditutup pada level tertinggi sejak April 2022.

Beberapa bank AS terbesar seperti JP Morgan minggu lalu mengutip peningkatan laba dari suku bunga yang lebih tinggi dan mengindikasikan ekonomi tetap tangguh.

Indeks bank S&P 500 berakhir menguat 1,90% di 317,02, level penutupan tertinggi sejak 8 Maret, ketika dimulainya krisis mini-bank menciptakan aksi jual tajam di sektor ini. Indeks perbankan regional KBW juga naik 4,10% menjadi 96,25, penutupan tertinggi sejak 21 Maret.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia