Go Public, ITSEC (CYBR) Siap Jadi Perusahaan IT di Asia
Emiten baru dengan kode saham CYBR ini siap melepas sebanyak-banyaknya 1.008.734.800 saham atau setara 15,64% melalui IPO. Harga IPO berkisar Rp 100-110 per saham. Dengan begitu, CYBR berpotensi meraup dana hingga Rp 110,9 miliar.
Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 18-26 Juli 2023. Masa penawaran umum pada 2-4 Agustus 2023 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Agustus 2023. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Mirae Asset Sekuritas.
CYBR juga akan menerbitkan sebanyak 504.367.400 waran seri I secara gratis kepada pemegang saham baru. Setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran. Setiap waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 400. Estimasi perolehan dana dari eksekusi waran ini sebanyak-banyaknya Rp 201,7 miliar.
Pada 2020, ITSEC Asia atau CYBR ini berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 154%. Pada 2021, pendapatan terus tumbuh sebesar 60,93% dibandingkan tahun 2020. Kemudian, pada 2022 tumbuh 58,07% dibandingkan tahun 2021.
Total pendapatan bersih perseroan diperoleh dari operasional di tiga negara, yaitu Indonesia, Singapura, dan Australia. Pertumbuhan bisnis ini menjadi tolok ukur ITSEC Asia sebagai salah satu perusahaan keamanan informasi industri ini.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






