Jumat, 15 Mei 2026

Go Public, ITSEC (CYBR) Siap Jadi Perusahaan IT di Asia

Penulis : Muawwan Daelami
19 Jul 2023 | 20:02 WIB
BAGIKAN
Due Diligence Meeting & Public Expose terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR).
Due Diligence Meeting & Public Expose terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR).

JAKARTA, investor.id – Perusahaan keamanan siber, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) bersiap go public dengan potensi perolehan dana segar hingga Rp 110,9 miliar. Perseroan akan fokus mengembangkan tiga lini usaha dan tumbuh sebagai perusahaan IT di Asia.

Direktur Utama ITSEC Asia Andri Hutama Putra menjelaskan, penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham ini sehubungan dengan rencana strategis perusahaan untuk meningkatkan layanan managed security services, seperti pemantauan jaringan perusahaan terkelola dan pemantauan keamanan cloud, security solution integration, dan cyber security services.

“Jadi, tiga layanan services ini merupakan rencana bisnis yang akan kami gabung untuk menjadi layanan inovasi, khususnya di seluruh sektor yang saat ini kita lihat berkembang ke arah sektor riil atau objek vital ataupun infrastruktur vital,” kata Andri kepada Investor Daily di Jakarta, yang dikutip pada Rabu (19/7/2023).

ADVERTISEMENT

Andri menegaskan, perseroan akan memanfaatkan 87% dana hasil IPO untuk memperkuat modal kerja dan 13% sebagai belanja modal (capital expenditure/capex).

Di sisi lain, ITSEC Asia juga berencana mengembangkan entitas usaha di Singapura dan Australia dengan menggandeng sumber daya manusia Indonesia, yang kini tengah menikmati bonus demografi untuk bisa tumbuh dan berkembang secara global.

Apalagi, secara industri, aspek keamanan informasi dan siber memiliki prospek yang makin cerah, sejalan dengan berkembangnya digitalisasi. Jika dulu ITSEC Asia hanya menyasar sektor keuangan, tapi sekarang seluruh sektor yang mengandung data pribadi masyarakat wajib mempunyai baseline untuk menjaga keamanan informasi.

“Kami akan masuk ke ranah cyber security sebagai backbone kesuksesan industri 4.0 dengan adanya digitalisasi keamanan informasi. Pasti hal ini akan menjadi salah satu entitas penunjang untuk kesuksesan digitalisasi. Di situlah, kami melihat bagaimana outlook industri akan tumbuh,” papar Andri. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 50 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia