Dua Saham Otomotif Ini Masih Bisa Reli, setelah Kasih Cuan hingga 170%
JAKARTA, investor.id – Sebanyak dua saham otomotif, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), diprediksi masih bisa reli setelah memberikan cuan hingga 170% sepanjang tahun 2023. Katalisnya adalah lonjakan penjualan mobil dan motor domestik.
Berdasarkan data RTI, saham DRMA telah naik 170% ke level Rp 1.580 sepanjang 2023, dengan market cap Rp 7,7 triliun. Kemarin, saham perusahaan komponen milik Grup Triputra ini melesat 10,88%.
Sementara itu, saham AUTO melejit 91% sepanjang tahun ini ke level Rp 2.790, dengan market cap Rp 13,4 triliun. Adapun saham PT Astra International Tbk (ASII), kelompok usaha otomotif terbesar di Indonesia, hanya naik 14% menjadi Rp 6.525 dengan market cap Rp 264 triliun. Tak heran, analis memberikan rekomendasi positif saham otomotif, yakni ASII, AUTO, dan DRMA dengan target harga tinggi.
Merujuk riset RHB Sekuritas Indonesia, dikutip Kamis (20/7/2023), penjualan mobil Juni 2023 mencapai 82.600 unit, naik 4,7% secara tahunan, sehingga total penjualan sampai semester I-2023 mencapai 506 ribu unit, tumbuh 6,5%. Ini sejalan dengan proyeksi RHB. Namun, penjualan mobil kuartal II-2023 turun 21% secara kuartalan menjadi 223.600 unit, akibat panjangnya libur Lebaran.
Baca Juga:
Siapkan Rp 15 Triliun, Astra (ASII) Lirik Investasi Consumer, Healthcare, dan Energi TerbarukanPada Juni 2023, penjualan Astra, penguasa pasar mobil domestik, turun 4,2% secara tahunan menjadi 46.300 unit. Alhasil, pangsa pasar Astra turun menjadi 56,1% bulan lalu, dibandingkan Mei sebesar 57%. Agustus 2023, Astra akan merilis Toyota Corolla GR dan kemungkinan beberapa model baru.
Sementara itu, penjualan sepeda motor Juni 2023 melambung 66% menjadi 493.800 unit, jauh di atas rata-rata bulanan sebanyak 416.900 unit. Semester I-2023, penjualan motor melesat 42,5% menjadi 3,2 juta unit.
“Normalisasi penjualan motor dipicu berakhirnya krisis pasokan semikonduktor, yang tahun lalu sempat mengganggu produksi,” tulis broker itu.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






