Jumat, 15 Mei 2026

Investor Asing Net Buy Rp 636 Miliar, Sejumlah Saham Bank Ini Ternyata Diborong

Penulis : Parluhutan Situmorang
25 Jul 2023 | 17:09 WIB
BAGIKAN
Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Karyawan di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 636,03 miliar di seluruh pasar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/7/2023), sebanyak 18,31 poin (0,27%) ke level 6.917,7.

Lima saham ini mencatatkan net buy terbesar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 358,4 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 194,29 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 103,16 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 97,17 miliar, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 62,27 miliar.

Sebaliknya, lima saham ini mengalami penjualan bersih (net sell) paling besar, yaitu saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 101,39 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 55 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 39,79 miliar, PT Bukit Asam TbK (PTBA) Rp 32,66 miliar, dan PT Transcoal Pacific (TCPI) Rp 17,56 miliar.

ADVERTISEMENT

Adapun penguatan IHSG hari ini didukung oleh kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar yang naik 0,72%, sektor industri 0,13%, dan sektor tranportasi 0,44%. Sebaliknya, penurunan melanda saham sektor konsumer non primer 1,29%, sektor kesehatan 0,61%, sektor infrastruktur 0,41%.

Seiring dengan penguatan IHSG, lima saham berikut menorehkan lompatan harga, yaitu saham PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) yang melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 41 (34,75%) menjadi Rp 159. Saham pendatang baru ini berhasil ARA sejak dibuka hingga penutupan perdagangan saham di BEI.

Kenaikan tajam juga melanda saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menguat Rp 37 (27,21%) menjadi Rp 173, PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) naik Rp 36 (19,57%) menjadi Rp 220, PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) naik Rp 84 (18,83%) menjadi Rp 530, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik Rp 290 (14,43%) menjadi Rp 2.300.

Sebaliknya, lima saham berikut mengalami penurunan paling dalam, yaitu saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia