Jumat, 15 Mei 2026

Pertumbuhan Kredit Diprediksi Sesuai Estimasi, Target Saham BCA (BBCA) Dinaikkan

Penulis : Parluhutan Situmorang
26 Jul 2023 | 08:25 WIB
BAGIKAN
Nasabah melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BCA di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Nasabah melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BCA di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id – Target harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA direvisi naik dari Rp 9.100 menjadi Rp 9.900 dengan rekomendasi hold. Target harga tersebut mempertimbangkan pertumbuhan kredit perseroan yang diprediksi sesuai estimasi tahun ini.

"Kami memperkirakan pertumbuhan kredit komersial, usaha kecil menengah, dan konsumer akan menjadi pendongkrak pertumbuhan kredit perseroan tahun ini. Diprediksi, pertumbuhan kredit perseroan mencapai 10-12% tahun ini dibandingkan realisasi 11,9% pada semester I-2023,” tulis analis riset CGS CIMB Sekuritas Handy Noverdanius dalam riset terbaru.

Peningkatan target harga saham BBCA tersebut juga mempertimbangkan outlook margin keuntungan dengan biaya kredit yang lebih sepanjang tahun ini. Hal ini terlihat dari revisi naik target margin keuntungan bersih (NIM) dari 5,3-5,4% menjadi 5,5-5,6% sepanjang tahun ini. Angka tersebut optimistis tercapai didukung oleh keberhasilan BCA membukukan NIM sekitar 5,6% pada semester I-2023.

ADVERTISEMENT

Terkait biaya kredit, Handy menyebutkan, biaya kredit diperkirakan turun mencapai 50-60 bps tahun ini. Sedangkan realisasi hingga semester I-2023 dengan penurunan sekitar 50 bps.

Berbagai faktor tersebut mendorong CIMB Sekuritas untuk mempertahankan target kenaikan laba bersih BCA menjadi Rp 48,12 triliun tahun ini, dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp 40,73 triliun. Begitu juga dengan pendapatan bunga bersih diharapkan meningkat dari Rp 64,14 triliun menjadi Rp 74,21 triliun.

Sementara itu, RHB Sekuritas dalam riset terbarunya mempertahankan saham BBCA dengan rekomendasi beli dengan target harga Rp 10.700. Target harga tersebut merefleksikan pertumbuhan kinerja keuangan dan penurunan biaya operasional.

BCA mencatat pertumbuhan laba bersih sebanyak 34% year on year (yoy) menjadi Rp 24,2 triliun pada semester I-2023. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) naik 24,6% (yoy) menjadi Rp 37,1 triliun. Pendapatan selain bunga tumbuh 9,4% (yoy) menjadi Rp 12,2 triliun, yang ditopang oleh kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 5,4% (yoy).

Secara total, pendapatan operasional BCA tercatat sebesar Rp 49,3 triliun atau naik 20,5% (yoy). Seiring dengan peningkatan kualitas aset, biaya provisi tercatat turun Rp 1,8 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio pengembalian terhadap ekuitas (return on equity/ROE) emiten berkode saham BBCA tersebut sebesar 24,2% pada semester I-2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 51 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia