Jumat, 15 Mei 2026

Laba Vale (INCO) Tumbuh, Ternyata Berkat Ini 

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Jul 2023 | 07:12 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Kegiatan usaha PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan pendapatan sebesar US$ 658,9 juta pada semester I-2023, meningkat 17% dari US$ 564,5 juta pada periode yang sama tahun 2022. Hal tersebut ditopang karena volume pengiriman yang lebih tinggi sebesar 6.208 metrik ton (T) pada paruh pertama 2023.

Vale Indonesia mencatatkan total produksi 16.922 T, meningkat 35% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Hasil tersebut sejalan dengan target produksi tahunan grup sekitar 70.000 T sepanjang 2023.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan grup juga meningkat dari US$ 356,3 juta pada semester I-2022 menjadi US$ 438,4 juta pada semester I-2023, terutama disebabkan oleh konsumsi bahan bakar dan harga diesel yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

Vale Indonesia dengan kode saham INCO meraih laba periode berjalan pada semester pertama tahun ini sebanyak US$ 168,51 juta. Tumbuh 12% dari raihan US$ 150,45 juta di enam bulan pertama tahun 2022. Sedangkan, laba per saham dasar dan dilusian naik dari US$ 0,0151 menjadi US$ 0,0170.

Berikut kinerja keuangan lengkap Vale Indonesia (INCO):

Laba Vale (INCO) Tumbuh, Ternyata Berkat Ini 
Sumber: Perseroan

Faktor Pendorong

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia