Amman Mineral (AMMN) Makin Ngegas, Tiga Emiten Elite Dilibas
JAKARTA, investor.id – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bikin kejutan lagi. Usai menggeser posisi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) di jajaran emiten elite, Amman Mineral kini menyalip PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
Pada perdagangan Jumat (28/7/2023), saham Amman Mineral – raksasa pertambangan tembaga besutan Agoes Projosasmito, Medco, dan Salim Group – kian meninggi ke level Rp 2.660 atau melonjak 7,7%. Alhasil, nilai kapitalisasi pasar (market cap) AMMN mencapai Rp 191 triliun atau di peringkat 7.
Peringkat tersebut naik dibandingkan kemarin di peringkat 8. Sebagai informasi, AMMN mulai masuk 10 besar emiten dengan nilai market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut pada 21 Juli 2023. Saat itu, AMMN berada di peringkat 10.
Setelah itu, AMMN mulai panas. AMMN naik ke peringkat 9 dengan menggusur Unilever Indonesia. Kemudian, kembali naik ke peringkat 8 dengan menggeser BNI. Tak hanya sampai di situ, AMMN naik lagi ke peringkat 7 dengan melibas TPIA.
Adapun market cap TPIA saat ini sebesar Rp 181 triliun (peringkat 8). Sedangkan BNI senilai Rp 164 triliun (peringkat 9). Unilever Indonesia senilai Rp 148 triliun (peringkat 10).
AMMN kini mendekati PT Astra International Tbk (ASII) yang memiliki market cap Rp 268 triliun (peringkat 6).
Berikut adalah top 10 emiten dengan nilai market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Jumat (28/7/2023):
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1.114 triliun.
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 855 triliun.
3. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Rp 661 triliun.
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 527 triliun.
5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 369 triliun.
6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 268 triliun.
7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 191 triliun.
8. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 181 triliun.
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 164 triliun.
10. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 148 triliun.
Barisan emiten elite tersebut memiliki gabungan market cap Rp 4.477 triliun atau menguasai 44,6% dari total market cap bursa yang mencapai Rp 10.022 triliun.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






