Laba Semester I Melesat, Impack Pratama (IMPC) bisa Raup Rp 390 Miliar di 2023
JAKARTA, Investor.id - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) membukukan penguatan laba bersih sebesar 56,30% menjadi Rp 220 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 141 miliar. Kinerja positif ini didukung atas melesatnya penjualan selama hari raya Idul Fitri.
Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menyebutkan, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, momen Idul Fitri mendongkrak penjualan perseroan pada kuartal II-2023. Pada periode itu saja dibukan pendapatan sebesar Rp 1,38 triliun, bertumbuh tipis dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,34 triliun.
Melanjutkan pencapaian positif pada semester I, Haryanto mengatakan, perseroan berkomitmen mengejar laba bersih senilai Rp 390 miliar tahun ini. Target itu akan dicapai dengan efisiensi operasional dan juga beberapa strategi lainya.
“Kinerja Perseroan setiap tahunnya akan menguat di semester kedua. Kami berharap mampu mendekati target pendapatan kami yang sebesar Rp 3,3 triliun. Diimbangi dengan efisiensi operasional, kami optimis dapat mencapai target Laba Bersih tersebut,” jelasnya di Jakarta, belum lama ini.
Dari segi operasional, dia mengatakan, perseroan telah menambah kapasitas produksi plafon uPVC hingga dua kali lipat. Perseroan juga akan meningkatkan kapasitas produksi plafon uPVC masih hingga empat kali dari kapasitas awal dan mesin tambahan akan ditempatkan di pabrik baru perseroan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Pabrik baru ini akan menjadi pabrik ke-11 dan diestimasikan mulai beroperasi pada semester I-2024.
Adapun sepanjang semester pertama 2023, total aset dari IMPC tercatat berjumlah Rp 3,39 triliun yang terdiri atas aset lancar senilai Rp 1,65 triliun dan aset tidak lancar Rp 1,74 triliun. Sedangkan pos liabilitas berjumlah Rp 1,12 triliun.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler




