Jumat, 15 Mei 2026

Usai Rilis Keuangan Semester I, XL Axiata (EXCL) Pasang Target Segini Tahun Ini

Penulis : Muawwan Daelami
31 Jul 2023 | 15:34 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan). (IST)
Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini (kanan). (IST)

Capex 2023

Gede menyebut, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 8 triliun dengan porsi belanja di sektor jaringan sebesar 75%-80%. Sedangkan 20% sisanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan belanja sektor lainnya.

Adapun perihal Ibu Kota Negara (IKN), Gede mengungkapkan bahwa pemerintah sejauh ini baru mengizinkan untuk mobile. Sedangkan, untuk Base Transceiver Station (BTS) belum diizinkan untuk dibangun secara permanen mengingat pekerjaannya belum rampung.

ADVERTISEMENT

“Saya yakin, tahun depan kalau semakin banyak tempat yang bisa cover, pasti lebih banyak yang dikonfirmasikan. Jalur utama fiber optik kita sudah ada, kita pastikan Balikpapan sampai IKN bisa tercover, tambah 2-5 site sudah cukup. Umumnya, kita akan pasang 2G dan 4G,” paparnya.

Gede berterus terang, layanan 2G masih banyak dipakai bukan hanya oleh customer tetapi juga enterprise. Dan jangan salah, kontribusi pendapatan EXCL dari layanan 2G masih cukup besar. Sementara layanan 3G, perseroan sudah shutdown karena layanan tersebut akan dipakai untuk mendukung Long Term Evolution (LTE).

Walau begitu, Gede bilang, pada akhir 2030 nanti 2G sepertinya akan bernasib sama seperti 3G yang sudah di-shutdown. Sebab, equipment 2G dan 4G kini sudah menjadi satu. Bedanya, terletak pada lisensi saja.

“Kalau kita shutdown 2G mungkin lebih ke arah untuk menekan power consumption. Kan kalau listriknya dimatikan salah satu itu juga untuk menghemat sehingga berapapun ARPU, costnya akan tetap kita jaga. Semua komponen cost itu kita lihat supaya lebih efisien,” tutup Gede.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia