Pasar Kripto Lanjut Turun, Investor Menanti Sentimen Positif
JAKARTA, investor.id – Pasar kripto lanjut turun dalam 24 jam terakhir. Bitcoin pun melemah dan anteng di level US$ 29 ribu. Pelemahan juga terjadi pada Ethereum dan Binance. Investor menanti sentimen positif, terlebih pada pekan ini akan keluar data-data penting.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Selasa pagi (1/8/2023) pukul 07.47 WIB, kapitalisasi pasar kripto global turun 0,37% menjadi US$ 1,18 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melemah 0,70% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 29.274,29 koin atau setara Rp 441,87 juta (Kurs, Rp 15.094).
Hal senada juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang melorot 0,55% dalam 24 jam. Sehingga ETH dibanderol dengan harga US$ 1.860,91per koin. Tak ketinggalan Binance (BNB) yang terkoreksi 0,41% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini BNB berada di level US$ 241,88 per koin.
Trader Eksternal Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengatakan, investor masih wait and see menunggu sentimen positif untuk mendorong akumulasi. Pergerakan Bitcoin pun masih sideways. “Awal pekan ini, juga ada sentimen negatif dari Curve Finance yang dilaporkan menjadi korban peretasan. Ada sekitar lebih dari US$ 100 juta dalam bentuk kripto menghadapi risiko. Saat kabar ini muncul, Bitcoin turun bahkan sampai level US$ 29.100,” ungkap Fyqieh dalam keterangannya, Senin (31/7/2023).
Fyqieh menyebut, Fear and Greed Index, sentimen pasar terhadap Bitcoin saat ini masih netral, dengan poin berada di 50, yang mengalami penurunan dari 52 poin. Penurunan ini dampak dari kekhawatiran tentang peretasan Curve Finance. Meski sudah perlahan bangkti, namun indikator teknis jangka pendek BTC tetap bearish, menandakan pengembalian di bawah US$ 29.100.
Sejumlah data ekonomi AS yang akan datang kemungkinan akan memicu reaksi pasar yang sangat besar jika ada kejutan. Data pekerjaan AS akan menjadi sorotan di mana, investor akan mencari tanda-tanda untuk melihat kondisi inflasi AS.
“Pasar mengharapkan serangkaian angka kuat lainnya, dengan 200 ribu pekerjaan diharapkan menjadi 209 ribu dan pengangguran tersisa di 3,6%. Jika hal itu terjadi, ada kemungkinan menjadi angin segar untuk The Fed dan pasar mendapat respons positif,” papar Fyqieh.
Namun, lanjut Fyqieh, investor juga harus terus memantau kabel berita untuk aktivitas SEC dan obrolan anggota parlemen AS. Kemajuan dalam memberikan kerangka peraturan untuk ruang aset digital AS harus memberikan dukungan harga.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






