Saham-Saham Inggris, Jerman dan Prancis Kembali Melemah
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak sembilan saham berhasil meraih keuntungan, sementara 31 saham lainnya mengalami kerugian.
Siemens Healthineers AG, sebuah perusahaan industri perangkat medis dan teknologi medis Jerman, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 5,55%.
Sementara itu, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (2/8/2023), mencatat kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris berkurang 93,24 poin (1,26%) menjadi menetap di 7.312,84 poin.
Indeks CAC 40 merosot 91,70 poin (1,22%) menjadi 7.406,08 poin pada Selasa (1/8/2023). Setelah bertambah 21,31 poin (0,29%) menjadi 7.497,78 poin pada Senin (31/7/2023). Menguat 11,23 poin (0,15%) menjadi 7.476,47 poin pada Jumat (28/7/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya lima saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 35 saham lainnya mengalami kerugian.
Worldline SA, sebuah perusahaan jasa pembayaran dan transaksional multinasional Prancis menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpangkas 3,73%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


