Jumat, 15 Mei 2026

Listing Perdana 4 Saham, ITSEC (CYBR) Sukses ARA hingga Paperocks (PPRI) ARB

Penulis : Parluhutan Situmorang
8 Aug 2023 | 16:30 WIB
BAGIKAN
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna  (tengah) bersama para emiten, saat pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/8/2023). Tercatat sejumlah saham perdana diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, yakni PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GRIA), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI).
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna (tengah) bersama para emiten, saat pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/8/2023). Tercatat sejumlah saham perdana diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, yakni PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk. (GRIA), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI).

JAKARTA, Investor.id – Kinerja saham keempat emiten yang menggelar pencatatan perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/8/2023), bergerak bervariasi. Hanya saham saham yang berhasil mencatatkan penguatan sampai auto reject atas (ARA).

Keempat emiten yang menggelar listing perdana bersamaan tersebut terdiri atas PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI). 

Berdasarkan data BEI, CYBR satu-satunya saham pendatang bari hari ini yang sukses ARA dengan kenaikan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. Saham Sinar Eka (ERAL) juga berhasil menguat, meski tipis hanya Rp 12 (3,08%) menjadi Rp 402.

ADVERTISEMENT

Sebaliknya saham Paperocks (PPRI) justru terjerembab hingga auto reject bawah (ARB) dengan penurunan Rp 21 (15%) menjadi Rp 119. Ditutup di zona merah juga melanda saham Ingria Pratama (GRIA) senilai Rp 2 (1,67%) menjadi Rp 118.

Sedangkan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/8/2023), ditutup berbalik melemah 17,56 poin (0,25%) menjadi 6.868,81. IHSG bergerak dalam rentang 6.861,64-6.915,05 dengan nilai transaksi nyaris Rp 8 triliun.

Penurunan indeks dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 0,96%, sektor konsumer primer 0,57%, dan sektor material dasar melemah 0,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,81%, sektor properti 0,41%, dan sektor tranportasi 0,03%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia