Boy Thohir Ungkit Proyek Smelter Aluminium Grup Adaro (ADRO), Ternyata Sudah Financial Close
JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)/Grup Adaro menyatakan telah mendapatkan pemenuhan pembiayaan (financial close) untuk proyek smelter aluminium dan fasilitas pendukung terkait pada bulan Mei 2023, dengan perolehan total U$ 1,585 miliar dan Rp 2,5 triliun.
“Pemenuhan pembiayaan yang diperoleh untuk smelter aluminium maupun fasilitas pendukung terkait adalah peristiwa signifikan dalam ekspansi bisnis Adaro ke sektor pengolahan mineral,” ungkap Presiden Direktur dan CEO Adaro Energy, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir dalam keterangan resmi, Rabu (9/8/2023).
Namun belum disebutkan lebih rinci mengenai dari mana sumber pendanaan untuk proyek smelter aluminium Adaro.
Proyek smelter aluminium sendiri digarap oleh PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) yang merupakan anak usaha PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Dijelaskan manajemen Grup Adaro bahwa memang pada Mei 2023, KAI berhasil memperoleh pembiayaan untuk pengembangan proyek smelter aluminium dengan berkapasitas 500.000 ton per tahun yang berlokasi di kawasan industri yang sedang dikembangkan oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia, di Kalimantan Utara.
Pada 2Q23, KAI merampungkan persiapan lahan, pekerjaan tanah, dan konstruksi jeti sementara. KAI juga melanjutkan pembangunan mess sementara untuk karyawan dan fasilitas infrastruktur lainnya.
ADMR
Dalam keterangan resmi sebelumnya, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menyampaikan laporan kinerja operasional perseroan untuk periode semester I-2023.
Berdasarkan laporannya, Adaro Minerals aktif mengembangkan peluang di bidang mineral, dengan fokus pada hilirisasi pengolahan mineral, melalui PT Kalimantan Alumunium Industry (KAI). Manajemen menyebutkan, bisnis ini memimpin transformasi Grup Adaro untuk mendukung ekonomi hijau.
Pada bulan Mei 2023, KAI mendapatkan pembiayaan U$ 981,4 juta dan Rp 1,54 triliun untuk pembangunan smelter aluminium berkapasitas 500.000 ton per tahun di kawasan industri yang sedang dikembangkan PT Kalimantan Industrial Park Indonesia.
“Mendapatkan pembiayaan smelter merupakan pencapaian utama yang kami catat pada 2Q23, dan saat ini kami mendedikasikan fokus dan upaya pada kegiatan konstruksi demi merealisasikan COD pada tahun 2025,” papar Presiden Direktur dan CEO Adaro Minerals, Christian Ariano Rachmat dalam keterangan resmi, Selasa (8/8/2023).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





