United Tractors (UNTR) Ambil Alih Perusahaan Geotermal, Nilai Transaksi Besar
JAKARTA, investor.id – Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR), resmi menjadi pengendali saham perusahaan panas bumi (geotermal), PT Supreme Energy Sriwijaya (SES). United Tractors mengucurkan dana sebesar US$ 42,32 juta atau setara Rp 643,2 miliar.
United Tractors melalui anak usahanya, PT Energia Prima Nusantara (EPN), menandatangani perjanjian pengambilan bagian (subscription agreement) pada Senin (7/8/2023) untuk mengambil 40,47% saham baru yang diterbitkan oleh PT Supreme Energy Sriwijaya. “Nilai keseluruhan transaksi ini sebesar US$ 42,32 juta,” jelas Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis dalam keterangannya, yang dikutip pada Rabu (9/8/2023).
Baca Juga:
Fokus Baru Grup United Tractors (UNTR)Dia menjelaskan, nilai keseluruhan tersebut dapat berubah saat penutupan transaksi karena ada penyesuaian atas posisi laporan keuangan saat penutupan transaksi. Ia juga menyampaikan bahwa penyelesaian pengeluaran saham baru kepada EPN tunduk pada terpenuhinya syarat-syarat pendahuluan, sebagaimana diatur dalam perjanjian pengambilan bagian, termasuk persetujuan dari pemegang saham Supreme Energy Sriwijaya.
Lebih lanjut Sara mengungkapkan, akuisisi perusahaan geotermal dilakukan UNTR sebagai bentuk diversifikasi usaha dan termasuk dalam strategi berkesinambungan di bidang energi terbarukan, khususnya panas bumi dan mendapatkan pendapatan dari sektor usaha non batubara.
Sementara itu, Presiden Direktur United Tractors Frans Kesuma mengemukakan, investasi pada Supreme Energy Sriwijaya sejalan dengan strategi pengembangan usaha UNTR dan komitmen untuk terus mengembangkan green energy business sebagai bagian dari aspirasi keberlanjutan Grup United Tractors pada 2030.
Sebagai informasi, PT Energia Prima Nusantara (EPN) merupakan perusahaan yang sebanyak 51,01% sahamnya dimiliki oleh UNTR dan 48,99% oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Baca Juga:
Boy Thohir Ungkit Proyek Smelter Aluminium Grup Adaro (ADRO), Ternyata Sudah Financial CloseAdapun Supreme Energy Sriwijaya atau SES merupakan salah satu pemegang saham PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), perusahaan pemegang izin panas bumi dengan kapasitas 2x49 MW. SERD telah beroperasi berlokasi di Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.
Sebelum penerbitan saham baru, Supreme Energy Sriwijaya dimiliki oleh PT Supreme Energy (SE). Selain Supreme Energy Sriwijaya, SE juga memiliki investasi di dua proyek panas bumi lain, masing-masing di Muara Laboh dan Rajabasa. Sedangkan SERD sendiri berpeluang untuk menaikkan kapasitasnya menuju 2x110 MW di masa depan, sesuai dengan perjanjian Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






