Saham Bukit Asam (PTBA) Laku Keras
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) lagi laku keras. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah pemegang saham emiten batu bara tersebut per 31 Juli 2023.
Sebagaimana laporan registrasi pemegang saham PTBA terbaru, jumlah pemegang sahamnya mencapai 112.872 pemegang saham per akhir Juli. Bertambah tak tanggung-tanggung 18.477 dibandingkan per 30 Juni yang masih berjumlah 94.395 pemegang saham saat itu.
Jumlah pemegang saham perorangan atau ritel Indonesia mencapai 111.856 pemegang saham per 31 Juli, meningkat dari bulan sebelumnya di posisi 93.378 pemegang saham. Sedangkan, pemegang saham perseroan terbatas (PT) Indonesia 176 pemegang saham dari 164. Lalu, pemegang saham badan usaha asing berjumlah 319, dari bulan sebelumnya 330.
Saham PTBA sendiri sempat terjun dari posisi Rp 3.850 di 21 Juni ke Rp 2.680 pada 27 Juni. Sedangkan, pada perdagangan 10 Agustus kemarin, saham ini ditutup di Rp 2.790 atau menguat 0,36%. Sebanyak 13,46 juta saham ditransaksikan, frekuensi 4.194 kali, dan nilai transaksi Rp 37,65 miliar. Dalam satu bulan terakhir, saham ini hanya naik tipis 0,36%.
Mengacu pada data RTI Business per penutupan perdagangan 10 Agustus, maka rasio price to book value (PBV) PTBA masih 1,09 kali dan rasio price earning (PE) 6,91 kali.
Hingga berita ini ditulis, baik dipantau di website Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun website perusahaan, PTBA belum menyampaikan laporan keuangan kuartal II-2023.
Bukit Asam (PTBA) sempat menyampaikan keterbukaan informasi pada 21 Juni bahwa akan menyampaikan laporan keuangan tengah tahun 2023 yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik. Maka dari itu, laporan keuangan tengah tahun 2023 akan disampaikan oleh perseroan dengan memperhatikan batas waktu yang ditentukan dalam peraturan yang berlaku.
MoU
Baru-baru ini, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan China Huadian Overseas Investment Co Ltd (CHDOI) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk menjajaki kerja sama pengembangan usaha energi terbarukan di Indonesia.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rafli Yandra dan Vice President China Huadian Overseas Investment Co. Ltd (CHDOI) Lu Youan pada Sabtu (29/7/2023). Disaksikan oleh Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dan Chairman CHDOI Qiu Tiangen.
"Melalui kerja sama dengan CHDOI, PTBA sebagai salah satu anggota holding industri pertambangan MIND ID ingin mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia," kata Rafli Yandra dalam keterangan resmi.
Kerja sama ini merupakan salah satu langkah PTBA untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan.
"Kami berharap dapat memperoleh pengalaman dalam pengembangan energi terbarukan sekaligus berkontribusi pada konservasi energi, pengurangan emisi, dan pembangunan berkelanjutan," tambah Rafli.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






