Jumat, 15 Mei 2026

Adaro Energy (ADRO) Buka-bukaan soal Bisnis Baru

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Aug 2023 | 10:59 WIB
BAGIKAN
Solar PV Apung di Kelanis milik Adaro (ADRO). (Foto: Annual Report Perseroan)
Solar PV Apung di Kelanis milik Adaro (ADRO). (Foto: Annual Report Perseroan)

Pada bulan Mei 2023, lanjut manajemen ADRO, PT Adaro Power bersama Total Eren S.A. (Total Eren) dan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) menandatangani perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan PT PLN (Persero) untuk PLTB Tanah Laut berkapasitas 70 MW dengan battery energy storage (BESS) 10 MW/MWh di Tanah Laut, Kalimantan Selatan (PLTB Tanah Laut).

Realisasi PLTB Tanah Laut juga diharapkan untuk mendukung target bauran energi terbarukan dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO2 sampai 220.000 ton per tahun. PLTB Tanah Laut akan menjadi PLTB pertama di Kalimantan, dan yang ketiga di Indonesia.

“Grup Adaro ingin mengembangkan proyek ramah lingkungan lainnya dengan para mitra yang berpengalaman dan bereputasi,” terang manajemen Adaro.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, ACEI melalui perusahaan anaknya PT Adaro Sarana Energi Terbarukan (ASET), sedang menggantikan penggunaan beberapa generator berbahan bakar solar di PT Maruwai Coal dengan PLTA mini berkapasitas 4MW.

Proyek ini sedang dalam proses tender kontraktor EPC dan produsen turbin. ASET juga sedang mengadakan studi kelayakan sebagai persiapan untuk pengembangan panel surya dan penyimpanan baterai hibrid guna mengurangi konsumsi bahan bakar solar di terminal khusus batu bara Kelanis.

“ASET akan terus mengembangkan proyek-proyek terbarukan dalam Grup Adaro untuk menunjukkan komitmen transformasi ke bisnis ramah lingkungan,” jelas manajemen Adaro.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia