Strategi Harga Kuota Internet Emiten Telko dan Prospek Sahamnya
Selanjutnya di bisnis fixed mobile convergence (FMC). Pada pertengahan Juli 2023, TLKM meluncurkan paket FMC dengan 3 penawaran paket. Pertama, Easy (Orbit (FWA) + kuota Family Cellular). Kedua, Dynamic (Indihome/FBB + kuota Family Cellular). Ketiga, Complete (FBB) + FWA + kuota Family Cellular) dengan kisaran harga Rp 370 ribu hingga Rp 888 ribu untuk paket Dynamic.
Sedangkan EXCL menawarkan paket FMC (XL Satu) dengan kisaran harga Rp 199 ribu hingga Rp 499 ribu. Namun, perlu dicatat, EXCL menerapkan kebijakan Fair Policy Usage (FUP), sedangkan Telkomsel tidak.
“Mengingat basis pelanggannya yang besar, kami memperkirakan TLKM akan terus mendominasi pasar FMC. Namun, kami percaya bahwa EXCL akan meraih lebih banyak pangsa pasar di masa depan melalui XL Satu, yang didukung oleh strategi harga entry level-nya (45% lebih murah daripada paket FMC Telkomsel),” ungkap Jonathan dan Brandon.
Meskipun persaingan di pasar FMC akan tetap ketat di masa mendatang, ini akan menguntungkan industri telekomunikasi secara keseluruhan, karena berpotensi mendongkrak rata-rata pendapatan per pengguna (average revenue per user/ARPU) ke level yang lebih tinggi.
Sebab itu, Samuel Sekuritas mempertahankan penilaian overweight (OW) terhadap emiten MNO. Tren kenaikan ARPU MNO diyakini akan berlanjut ke depannya. Sementara itu, belum ada penyesuaian harga FTTH (fiber to the home) yang signifikan saat ini.
“Kami berpendapat bahwa persaingan di pasar FTTH akan tetap ketat, mengingat pasar FTTH Indonesia yang sangat terkonsentrasi,” pungkas Jonathan dan Brandon.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






