Strategi Harga Kuota Internet Emiten Telko dan Prospek Sahamnya
JAKARTA, investor.id – Sejumlah emiten telekomunikasi telah melakukan penyesuaian harga paket data/kuota internet pada semester I-2023. Strategi rasionalisasi harga tersebut diprediksi berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), telah mengubah bonus sejumlah paketnya dan menghapus beberapa paket yang berisi bonus Vidio. Combo Sakti + Vidio (Rp 124 ribu/bulan; kuota utama 28 GB), OMG! Nonton 40 GB + Vidio (Rp 179 ribu/bulan), dan 75 GB + Vidio (Rp 229 ribu/bulan) dihapus pada Juli 2023.
“Itu sejalan dengan strategi rasionalisasi harga perseroan,” tulis analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi dan Research Associate Samuel Sekuritas Brandon Boedhiman dalam risetnya, yang dikutip pada Senin (14/8/2023). Sebagai informasi, harga add-on Vidio berkisar Rp 15-60 ribu untuk 30 hari.
Adapun Telkomsel mempertahankan Paket Combo Sakti (Rp 114 ribu/bulan; kuota utama 28 GB), serta mengubah bonus dan menaikkan harga paket OMG!, termasuk menghapus bonus di paket OMG! 17 GB (sebelumnya bonus kuota 10 GB OMG!) dan menaikkan harganya menjadi Rp 113 ribu/bulan (+4% MoM).
“Kami memperkirakan Telkomsel dan pemain MNO (mobile network operator) lainnya akan melanjutkan strategi rasionalisasi harga selama beberapa waktu ke depan,” sebut Jonathan dan Brandon.
Di lain pihak, setelah mengurangi kuota utama paket XTRA Combo Reguler (30 hari) sebesar 2 GB menjadi 20 GB (Mei 2023 sebanyak 22 GB), PT XL Axiata Tbk (EXCL) tidak menaikkan harga paket data pada Juli 2023. Namun, EXCL berniat menaikkan harganya pada semester II-2023, mengingat pertumbuhan lalu lintas data (+23,7% YoY) dan pertumbuhan pelanggan (+1,4% YoY) yang sehat pada kuartal II-2023.
“Terkait paket Live-on dan Axis, kami melihat bahwa EXCL tidak melakukan penyesuaian apa pun, baik pada harga maupun paket,” ungkap Jonathan dan Brandon.
Sementara itu, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) memperpanjang periode paket Unlimited menjadi 30 hari (sebelumnya 28 hari) untuk Unlimited Harian 700 MB, Unlimited Harian 2 GB, dan Unlimited Harian 3 GB, serta menaikkan harga paket Unlimited Harian 700 MB menjadi Rp 70 ribu (+7,7% MoM).
“Sedangkan ISAT (PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk) tidak melakukan penyesuaian apapun pada paket 3 dan IM3,” jelas Jonathan dan Brandon.
Prospek Saham & Target Harga
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






