Kinerja GOTO Membaik, Patrick Walujo Bicara Langkah Selanjutnya
JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil memperbaiki performa EBITDA yang disesuaikan sebesar 72% menjadi minus Rp 1,2 triliun pada kuartal II-2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Pemulihan ini ditopang oleh peningkatan monetisasi dan optimalisasi insentif yang berkelanjutan.
Direktur Utama GOTO Patrick Walujo mengungkapkan, perbaikan tersebut menunjukkan perseroan sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA yang disesuaikan positif pada tahun ini. Meski demikian, mencapai titik impas bukanlah tujuan akhir.
“Pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan yang harus kami capai,” kata Patrick Walujo dalam keterangannya, Selasa (15/8/2023).
Patrick Walujo menegaskan, perseroan akan menggenjot pasar potensial guna memperluas basis konsumen perusahaan. Setelah itu, perseroan akan memperkuat basis konsumen terutama kategori konsumen yang memprioritaskan kenyamanan.
Lebih lanjut Patrick mengatakan, GOTO juga bakal memperluas basis konsumen tanpa insentif yang tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Khususnya, bagi konsumen yang mengutamakan value for money.
“Kami sedang mempersiapkan strategi jangka panjang untuk mencapai tujuan tersebut dan saat ini GOTO akan terus beroperasi secara disiplin dalam mengelola beban usaha, sehubungan dengan beralihnya layanan kami untuk melayani pasar yang lebih luas,” bebernya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






