Jumat, 15 Mei 2026

Usai Catat Perbaikan Kinerja, GOTO Mulai Rambah Konsumen Ini

Penulis : Parluhutan Situmorang
15 Aug 2023 | 20:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, Investor.id - Sukses memperbaiki tingkat profitabilitas hingga semester I-2023,  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melanjutkan pengembangan area pertumbuhan baru ke kelompok pengguna yang lebih sadar harga, khususnya di luar kota besar. 

Manajemen GOTO menyebutkan bahwa inisiatif itu dilakukan melalui inovasi produk yang struktur biayanya lebih rendah, sehingga konsumen dapat menjangkau layanan, tanpa harus meningkatkan biaya untuk promo dan insentif oleh perusahaan.

Keseriusan GOTO dalam memperluas basis konsumen terlihat dari beberapa inisiatif baru di sejumlah unit bisnis. Di Gojek ada program Fitur Hemat untuk GoCar dan GoFood serta GoTransit Multimoda. Sementara itu, Tokopedia menurunkan biaya logistik melalui GoTo Logistic dan menambah jumlah barang dengan harga yang lebih terjangkau.

ADVERTISEMENT

Sedangkan untuk GoTo Financial menggunakan senjata GoPay App yang sudah diluncurkan bulan lalu. Melalui aplikasi ini, GoPay ingin menjangkau konsumen di kota tier 2 dan tier 3 yang belum terjangkau oleh sistem keuangan formal.

Ekonom Segara Institute Piter Abdullah mengatakan, hal itu merupakan strategi bisnis yang tepat untuk GOTO, karena saat ini perseroan sudah mempunyai konsumen setia yang akan tetap menggunakan layanan karena kenyamanannya. 

“Namun, tidak bisa dipungkiri ada kelompok masyarakat yang masih sangat sensitif terhadap harga, sehingga penyediaan layanan yang lebih terjangkau akan membantu GOTO memperluas pangsa pasarnya. Pembedanya GOTO dengan kompetitor adalah mereka melakukannya dengan inovasi produk, bukan subsidi harga alias bakar uang," ujar Piter Abdullah, ketika dihubungi secara terpisah di Jakarta, Selasa ( 15/8/2023).

Selain untuk memperbesar pangsa pasar, kata Piter, inovasi fitur mode Hemat juga sebagai  win solution. Para mitra tidak berkurang jumlah pesanannya dan publik tetap bisa mengandalkan aplikasi di dalam ekosistem GOTO untuk pemenuhan kebutuhan sehari hari. “Sementara itu, GOTO sebagai pemilik platform, bisa memperbaiki fundamentalnya sehingga mampu menjaga konsistensi sebagai penggerak ekonomi digital di tanah air. Dan paling penting, publik bisa menilai GOTO punya visi yang jelas dalam mengakselerasi profit,” kata Piter

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia