Saham GOTO Bisa Lari ke Titik Ini, Syaratnya Sudah Terpenuhi
JAKARTA, Investor.id – Saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bisa lari ke Rp 114, lantaran berhasil ditutup di atas level Rp 95 atau tepatnya di Rp 97, kemarin, setelah rilis laporan keuangan per Juni 2023 keluar. Itu artinya, sudah terbentuk morning star doji, yang mengindikasikan potensi rebound lanjutan hingga minor bullish reversal.
Berdasarkan analisis teknikal Phintraco Sekuritas, indikator MACD GOTO berpotensi golden cross, sedangkan stochastic RSI sudah lebih dahulu membentuk golden cross di area oversold.
Pemodal disarankan masuk di level Rp 95, dengan target harga 1 Rp 100, target 2 Rp 105-109, dan target 3 Rp 114. Stoploss jika saham GOTO jebol di bawah Rp 90.
Di sisi lain, Goto, raksasa teknologi Indonesia, mencatatkan pendapatan Rp 6,88 triliun semester I-2023, naik tajam dari periode sama tahun lalu Rp 3,4 triliun. Sejalan dengan itu, rugi bersih Goto berkurang drastis menjadi Rp 7,16 triliun dari sebelumnya Rp 13,5 triliun.
Rugi per saham Goto mencapai Rp 7 pada periode itu, dibandingkan periode sama tahun 2022 Rp 12. Sementara itu, rugi EBITDA disesuaikan raksasa teknologi itu membaik menjadi Rp 1,2 triliun kuartal II-2023. Pemulihan ini ditopang oleh peningkatan monetisasi dan optimalisasi insentif yang berkelanjutan.
Direktur Utama Goto Patrick Walujo mengungkapkan, perbaikan tersebut menunjukkan perseroan sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA yang disesuaikan positif pada tahun ini. Meski demikian, mencapai titik impas bukanlah tujuan akhir.
“Pertumbuhan berkelanjutan dan menguntungkan yang harus kami capai,” kata Patrick Walujo dalam keterangannya, Selasa (15/8/2023).
Patrick Walujo menegaskan, perseroan akan menggenjot pasar potensial guna memperluas basis konsumen perusahaan. Setelah itu, perseroan akan memperkuat basis konsumen terutama kategori konsumen yang memprioritaskan kenyamanan.
Lebih lanjut Patrick mengatakan, Goto bakal memperluas basis konsumen tanpa insentif yang tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang, khususnya bagi konsumen yang mengutamakan value for money.
Sementara itu, Direktur Keuangan Goto Jacky Lo menambahkan, pendapatan perseroan selama enam kuartal berturut-turut naik. Ini diidorong take rate grup yang naik 40 bps menjadi 4,1%.
“Kami juga memperbarui pedoman EBITDA grup yang disesuaikan untuk tahun 2023 menjadi antara minus Rp 4,5 triliun dan minus Rp 3,8 triliun,” sebut Jacky.
Dia mencatat, terjadi pengurangan biaya insentif dan pemasaran produk sebesar 43% dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah tersebut telah berkontribusi menghemat sebesar Rp 2,7 triliun pada kuartal II-2023.
Kas dan setara kas Goto mencapai Rp 25,4 triliun, fasilitas kredit Rp 4,65 triliun, dengan Rp 3,1 triliun belum digunakan per 30 Juni 2023. “Kami berharap perseroan akan mencapai arus kas operasional positif tanpa tambahan pendanaan eksternal,” pungkas dia.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






