Sinyal Beli Menguat, Saham PGN (PGAS) Makin Diburu Investor
JAKARTA, investor.id – Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mencetak rekor harga penutupan tertinggi dalam 5 bulan terakhir pada perdagangan Rabu (16/8/2023), dengan penguatan sebesar Rp 25 (1,7%) ke level 1.485. Saham PGN makin menjadi favorit investor, menyusul rekomendasi beli dari sejumlah analis.
Kenaikan harga saham PGN pada perdagangan sehari sebelum libur Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia (RI) itu merupakan lanjutan dari tren penguatan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Selasa (15/8), saham PGN melesat Rp 70 (5,04%) ke level 1.460.
Sebelum mencapai level tersebut, harga penutupan tertinggi saham PGN di Rp 1.470 pada 14 Maret 2023.
Baca Juga:
PGN (PGAS) Gelar Aksi IniLonjakan harga saham berkode PGAS tersebut terjadi seiring peningkatan signifikan volume perdagangan PGAS. Hal itu tercermin pada perdagangan Selasa (15/8) yang mencapai sebanyak 262,74 juta saham, melonjak lebih dari 835% dibandingkan volume perdagangan PGAS pada hari sebelumnya yang sebanyak 28,08 juta saham.
Data Bloomberg mencatat bahwa lonjakan permintaan saham PGAS yang diindikasikan dari kenaikan volume perdagangan saham baru-baru ini sebetulnya terjadi sejak 11 pekan terakhir. Volume perdagangan sebanyak 23 kali dari rata-rata saat ini (hingga 11 Agustus 2023).
Dengan pencapaian tersebut, maka performa saham PGAS tercatat memiliki kinerja terbaik dibandingkan saham-saham lain di sektor yang sama.
Salah satu indikator utama tingginya permintaan pasar terhadap saham PGAS adalah dominasi dari harga permintaan. Bloomberg mencatat bahwa pada 11 pekan terakhir, dari total saham PGAS yang dijualbelikan, sebesar 72% berada pada harga permintaan (bid). Sisanya 17% adalah harga penawaran (offer).
Sejalan dengan itu, sebagian besar analis merekomendasikan beli (buy) saham PGAS. Berdasarkan konsensus analis, PGAS mendapatkan 15 rekomendasi beli (buy), satu tahan (hold), dan tiga jual (sell). Peringkat konsensus adalah 4,2 pada skala 1 sampai 5. Angka 1 berarti sinyal kuat jual dan angka 5 adalah sinyal kuat beli.
Baca Juga:
Naik 82 Peringkat, Pertamina Kokoh Jadi Satu-satunya Perusahaan Indonesia di Fortune Global 500Adapun target harga saham PGAS dalam jangka pendek pada level Rp 1.663,1. Riset Bloomberg juga mencatat dividend yield PGAS sebesar 10% untuk 12 bulan mendatang atau meningkat dibandingkan 9,9% pada 12 bulan sebelumnya.
Target tersebut bisa saja terlampaui mengingat sentimen positif yang ada, baik yang bersumber dari regulasi pemerintah maupun kebijakan serta fundamental PGAS itu sendiri.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam
Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level iniHarga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatTag Terpopuler
Terpopuler






