Jumat, 15 Mei 2026

Sinyal Beli Menguat, Saham PGN (PGAS) Makin Diburu Investor

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Aug 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas PGN (PGAS). (Dok. PGN)
Salah satu fasilitas PGN (PGAS). (Dok. PGN)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mencetak rekor harga penutupan tertinggi dalam 5 bulan terakhir pada perdagangan Rabu (16/8/2023), dengan penguatan sebesar Rp 25 (1,7%) ke level 1.485. Saham PGN makin menjadi favorit investor, menyusul rekomendasi beli dari sejumlah analis.

Kenaikan harga saham PGN pada perdagangan sehari sebelum libur Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia (RI) itu merupakan lanjutan dari tren penguatan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Selasa (15/8), saham PGN melesat Rp 70 (5,04%) ke level 1.460.

Sebelum mencapai level tersebut, harga penutupan tertinggi saham PGN di Rp 1.470 pada 14 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

Lonjakan harga saham berkode PGAS tersebut terjadi seiring peningkatan signifikan volume perdagangan PGAS. Hal itu tercermin pada perdagangan Selasa (15/8) yang mencapai sebanyak 262,74 juta saham, melonjak lebih dari 835% dibandingkan volume perdagangan PGAS pada hari sebelumnya yang sebanyak 28,08 juta saham.

Data Bloomberg mencatat bahwa lonjakan permintaan saham PGAS yang diindikasikan dari kenaikan volume perdagangan saham baru-baru ini sebetulnya terjadi sejak 11 pekan terakhir. Volume perdagangan sebanyak 23 kali dari rata-rata saat ini (hingga 11 Agustus 2023).

Dengan pencapaian tersebut, maka performa saham PGAS tercatat memiliki kinerja terbaik dibandingkan saham-saham lain di sektor yang sama.

Salah satu indikator utama tingginya permintaan pasar terhadap saham PGAS adalah dominasi dari harga permintaan. Bloomberg mencatat bahwa pada 11 pekan terakhir, dari total saham PGAS yang dijualbelikan, sebesar 72% berada pada harga permintaan (bid). Sisanya 17% adalah harga penawaran (offer).

Sejalan dengan itu, sebagian besar analis merekomendasikan beli (buy) saham PGAS. Berdasarkan konsensus analis, PGAS mendapatkan 15 rekomendasi beli (buy), satu tahan (hold), dan tiga jual (sell). Peringkat konsensus adalah 4,2 pada skala 1 sampai 5. Angka 1 berarti sinyal kuat jual dan angka 5 adalah sinyal kuat beli.

Adapun target harga saham PGAS dalam jangka pendek pada level Rp 1.663,1. Riset Bloomberg juga mencatat dividend yield PGAS sebesar 10% untuk 12 bulan mendatang atau meningkat dibandingkan 9,9% pada 12 bulan sebelumnya.

Target tersebut bisa saja terlampaui mengingat sentimen positif yang ada, baik yang bersumber dari regulasi pemerintah maupun kebijakan serta fundamental PGAS itu sendiri. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 45 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 49 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia