Waskita (WSKT) Beri Penjelasan soal Suspensi Saham dan Upaya Perseroan
JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menyampaikan statement atau pernyataan resmi terkait pemberhentian sementara (suspensi) pedagangan efek atau saham perseroan.
Dalam statement resmi perseroan, Senin (21/8/2023), manajemen Waskita Karya menyatakan bahwa status pemberhentian sementara perdagangan (suspensi) saham WSKT telah efektif sejak tanggal 8 Mei 2023.
Hal itu dikarenakan adanya penundaan pembayaran bunga ke-11 Obligasi Waskita Karya IV Tahap I 2020, lantaran perseroan masih dalam masa standstill atas pembayaran kewajiban dalam rangka equal treatment kepada kreditur dan pemegang obligasi.
“Saat ini, perseroan masih fokus untuk menyelesaikan skema modifikasi master restructuring agreement (MRA) yang rencananya akan diselesaikan dalam waktu dekat,” ungkap manajemen Waskita Karya.
Adapun jika skema MRA telah difinalisasi dan telah disetujui oleh para pemegang kepentingan, lanjut manajemen, maka perseroan akan berkoordinasi secara intensif dalam hal audiensi dan pemenuhan dokumen-dokumen pendukung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku pihak yang berwenang dalam hal pencabutan suspensi saham WSKT.
“Perseroan akan terus berkomitmen dalam melakukan perbaikan good corporate governance, memprioritaskan praktik manajemen risiko yang baik serta memperbaiki kondisi fundamental perseroan,” jelas manajemen Waskita Karya.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






