Harga Minyak Terkoreksi, Tertekan Memudarnya Harapan Permintaan Tiongkok
HOUSTON, investor.id – Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Senin (21/8/2023). Tertekan memudarnya harapan terhadap permintaan Tiongkok.
“Tampaknya (pemulihan Tiongkok) tidak akan terjadi. Diragukan mereka akan membeli. Mereka membeli banyak minyak mentah untuk disimpan di awal tahun. Mereka duduk di banyak minyak mentah,” kata John Kilduff, partner di Again Capital dikutip dari Reuters, Selasa (22/8/2023).
Minyak mentah Brent turun 34 sen (0,4%) menjadi US$84,46. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate AS berakhir di US$ 80,72 per barel atau merosot 53 sen 0,65%. Di awal sesi, kedua tolok ukur telah naik sebanyak US$ 1.
“Saat ini, ini adalah pertarungan antara pengurangan produksi Saudi versus penghancuran permintaan,” kata Robert Yawger, direktur energi berjangka, Mizuho Securities USA.
Kenaikan harga minyak mentah selama musim panas didorong oleh pasokan minyak mentah yang ketat dan permintaan yang tinggi, terutama di musim mengemudi musim panas AS, yang berakhir pada awal September, dan dari Amerika Latin.
Pada saat yang sama, OPEC yang dipimpin oleh Arab Saudi, ditambah Rusia telah memangkas produksi agar lebih sesuai dengan permintaan, terutama dari Tiongkok, yang belum memenuhi ekspektasi untuk pemulihan pascapandemi.
Arab Saudi mengatakan bulan ini produksinya akan tetap sekitar 9 juta barel per hari, pemotongan sekitar 1 juta barel, hingga September.
Pekan lalu, kedua benchmark bulan depan turun 2%, menghentikan kenaikan tujuh minggu berturut-turut di tengah kekhawatiran lesunya pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan membatasi permintaan minyak, sementara kemungkinan kenaikan suku bunga AS lebih lanjut juga membayangi prospek permintaan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






