Ada Perusahaan Baru IPO Ditinggal 2 Petinggi, Sahamnya di Bawah Rp 50
JAKARTA, investor.id - PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) dimintai penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait permohonan pengunduran diri dua komisarisnya, yakni komisaris utama Achmad Machlus Sadat dan komisaris independen Kuswiyoto.
Permintaan penjelasan BEI terungkap dari keterbukaan informasi Hassana Boga dalam menjawabnya, tertanggal 21 Agustus 2023. Salah satu sorotan BEI adalah apa latar belakang serta pertimbangan pengunduran diri kedua komisaris NAYZ.
Direktur Hassana Boga, Bambang Setiadji menjelaskan, latar belakang serta pertimbangan yang mendasari pengunduran diri Achmad Machlus Sadat dan Kuswiyoto dikarenakan keduanya saat ini juga menjabat sebagai direksi dan/atau komisaris pada beberapa perusahaan lain.
“Oleh karenanya, Bapak Achmad Machlus Sadat dan Bapak Drs Kuswiyoto Ak saat ini memutuskan untuk mengundurkan diri dari masing-masing jabatannya dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan efektivitas pekerjaan,” terang Bambang dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (22/8/2023).
Dia menambahkan, pengunduran diri komisaris utama dan komisaris independen tersebut akan berlaku efektif pada saat rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan.
“Saat ini kewenangan untuk menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawab komisaris utama dan komisaris independen masih tetap berada pada Bapak Achmad Machlus Sadat selaku komisaris utama dan Bapak Drs Kuswiyoto AK selaku komisaris independen selama pengunduran diri tersebut belum diputuskan dalam RUPS,” papar Bambang.
Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






