Emiten Portofolio Lo Kheng Hong (BNGA) Mau Private Placement
JAKARTA, investor.id - Emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD/PMTHMETD) alias private placement.
Private placement baru akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 9 Oktober 2023.
Baca Juga:
Lo Kheng Hong Pegang Saham Ini 19 TahunDalam keterbukaan informasinya yang dipublikasikan di Investor Daily, Kamis (24/8/2023), manajemen CIMB Niaga (BNGA) menjelaskan bahwa private placement itu sebagai upaya pemenuhan persyaratan bagi perusahaan tercatat untuk tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI No.I-A, yaitu di antaranya memiliki jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham dan paling sedikit 7,5% dari jumlah saham tercatat paling lambat dua tahun sejak diterbitkannya perubahan terakhir atas Peraturan BEI No.I-A pada 21 Desember 2021 (kepatuhan free float).
Penggunaan Dana
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






