Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Jasa Marga (JSMR) Melesat

Penulis : Muawwan Daelami
24 Aug 2023 | 11:44 WIB
BAGIKAN
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Ilustrasi/Ist
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Ilustrasi/Ist

JAKARTA, investor.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencetak laba bersih sepanjang semester I-2023 sebesar Rp 1,1 triliun, melesat 56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 734 miliar.

Mengacu pada laporan keuangan konsolidasian interim, keberhasilan Jasa Marga memperkuat laba ini didorong oleh kinerja pendapatan yang secara total naik 18% menjadi Rp 8,9 triliun daripada sebelumnya Rp 7,5 triliun.

Penghasilan bisnis jalan tol tetap menjadi mesin utama pendapatan perseroan dengan kontribusi sebesar Rp 6,1 triliun, naik tipis dari sebelumnya Rp 6 triliun. Penguatan juga disumbang dari hasil usaha lain seperti jasa pengoperasian jalan tol yang naik dari Rp 247 miliar pada semester I-2022, menjadi Rp 289 miliar pada enam bulan pertama tahun ini.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, usaha pemeliharaan jalan tol juga meningkat dari Rp 134 miliar menjadi Rp 283 miliar, termasuk bisnis BBM SPBU yang melejit menjadi Rp 142 miliar dari sebelumnya Rp 82 miliar. Belum lagi, usaha-usaha lain yang dikelola perseroan seperti sewa lahan, sewa properti, penjualan properti, dan lainnya yang kompak mencatatkan pertumbuhan.

“Hasilnya, pendapatan Jasa Marga dari segmen usaha lain pada paruh pertama tahun ini secara total menguat menjadi Rp 848 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 576 miliar,” ungkap Manajemen Jasa Marga dikutip Kamis (24/8/2023).

Tak kalah mentereng, emiten jalan tol pelat merah ini juga berhasil menuai kinerja impresif dari pendapatan segmen konstruksi yang bertumbuh sebesar 119% dari Rp 886 miliar menjadi Rp 1,94 triliun. Diikuti, dengan membengkaknya beban konstruksi dari Rp 875 miliar pada semester I-2022, menjadi Rp 1,93 triliun.

Hingga akhir periode, posisi kas dan setara kas Jasa Marga masih tergolong tebal sebesar Rp 6,6 triliun, naik dibandingkan sebelumnya Rp 5,5 triliun. Namun, dari sisi kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi, Jasa Marga membukukan penurunan sebesar 55% dari Rp 3,1 triliun menjadi Rp 1,3 triliun.

Sementara, kas bersih yang digunakan Jasa Marga sampai periode 30 Juni telah mencapai Rp 2,5 triliun, atau lebih besar sedikit dari periode  yang sama tahun sebelumnya Rp 2,4 triliun. Adapun kas bersih untuk aktivitas pendanaan, menyusut menjadi Rp 681 miliar dari semula Rp 1,4 triliun.

Hal lain, yang perlu dicermati adalah liabilitas jangka pendek yang bertambah menjadi Rp 16,3 triliun pada semester I tahun ini. Sejumlah liabilitas yang akan jatuh tempo dalam setahun di antaranya utang bank sebesar Rp 949 miliar, utang obligasi Rp 1,1 triliun, liabilitas pembebasan tanah sebesar Rp 679 miliar, dan liabilitas keuangan jangka pendek lainnya sebesar Rp 761 miliar.

Sedangkan liabilitas jangka panjang Jasa Marga mencapai Rp 49 triliun, mengecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 53 triliun. Dengan demikian, total liabilitas emiten berkode saham JSMR sampai 30 Juni 2023 sebesar Rp 66 triliun, susut dari sebelumnya Rp 65 triliun.

Seiring dengan itu, total ekuitas JSMR pun kembali menguat sebesar 1,9% dari sebelumnya Rp 25 triliun menjadi Rp 26 triliun, sehingga perseroan membukukan total liabilitas dan ekuitas sampai semester pertama sebesar Rp 92 triliun, alias lebih tinggi dari sebelumnya Rp 91 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 37 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 39 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia