Kamis, 14 Mei 2026

Emiten Batu Bara Prajogo Pangestu (CUAN) Masuk Pemantauan Khusus

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Aug 2023 | 09:39 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan produksi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Perseroan)
Ilustrasi kegiatan produksi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham emiten batu bara Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ke papan pemantauan khusus.

Hal tersebut terungkap dari daftar efek pada pemantauan khusus yang diakses di website resmi BEI pada Jumat (25/8/2023) pagi. Saham CUAN dimasukkan dalam papan pemantauan khusus per 24 Agustus 2023 dengan kriteria 10.

Kriteria 10 sendiri berarti dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, BEI sempat melakukan suspensi terhadap saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) di pasar reguler dan pasar tunai pada perdagangan sesi I 15 Agustus dan kemudian dibuka kembali mulai sesi I 16 Agustus. Namun, mulai sesi I perdagangan tanggal 18 Agustus, saham CUAN lagi-lagi disuspensi BEI dan dicabut suspensinya per perdagangan 24 Agustus. Dan ternyata, meski perdagangannya dibuka, saham CUAN dimasukkan dalam papan pemantauan khusus.

“Suspensi atas perdagangan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 24 Agustus 2023,” jelas pengumuman BEI.

Pada perdagangan 24 Agustus, saham CUAN ditutup drop 5,06%. Kemudian di perdagangan sesi I tanggal 25 Agustus dibuka stagnan di Rp 2.440. Sempat naik, lalu kemudian anjlok dan di sekitar pukul 09.32 WIB berada di Rp 2.380 atau turun 2,46%.

Paparan Publik

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 58 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia