Jumat, 15 Mei 2026

Wika Beton (WTON) Raup Rp 195,7 Miliar dari Proyek IKN

Penulis : Zsazya Senorita
31 Aug 2023 | 12:41 WIB
BAGIKAN
Wika Beton berhasil mencatatkan penjualan dari poryek IKN bernilai ratusan miliar
Wika Beton berhasil mencatatkan penjualan dari poryek IKN bernilai ratusan miliar

JAKARTA, Investor.id –  PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)  atau Wika Beton meraup kontrak senilai Rp 195,7 miliar untuk pengadaan beton pracetak dan ready mix ke proyek pembangunan Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia hingga Agustus 2023.

Sekretaris Wika Beton Dedi Indra mengatakan, perseroan akan menyuplai produk PC Spun Pile senilai Rp 56,81 miliar pada dua proyek pembangunan di kawasan tersebut, yaitu Jalan Tol IKN Seksi 3A Segmen Karangjoang-KKT Kariangau dan Jalan Tol IKN Seksi 3B Segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung.

Kebutuhan produk beton pracetak ini diproduksi di Pabrik Produk Beton (PPB) Bogor, Pasuruan, dan Lampung Selatan WIKA Beton. “WIKA Beton juga tengah mengerjakan permintaan beton segar atau ready mix senilai Rp 138,89 miliar untuk pembangunan berbagai infrastruktur di IKN,” terang Indra secara tertulis, Kamis (31/8/2023).

ADVERTISEMENT

Beberapa proyek yang bakal disuplai WIKA Beton adalah Tol IKN Segmen 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung, Pemeliharaan Tol Balikpapan-Samarinda, Jalan Sumbu Kebangsaan Timur, Pembangunan Gedung dan Kawasan Kantor Pemerintahan, serta lainnya.

Guna memenuhi kebutuhan ready mix, WIKA Beton telah membangun dua batching plant di daerah Kariangau dan Sepaku, Kalimantan Timur. Khusus batching plant Sepaku, kapasitas produksi ready mix  besar mencapai 240 m3 per jam untuk mengantisipasi kebutuhan proyek.

“Tak hanya itu, di area ini WIKA Beton juga membangun mobile plant Sepaku untuk memproduksi beton pracetak langsung di lokasi,” imbuh Dedi.

Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki, WIKA Beton siap berperan aktif mendukung berbagai kebutuhan pembangunan proyek infrastruktur dan sarana prasarana di IKN ke depan. Terdapat sejumlah proyek yang disasar WIKA Beton, seperti pembangunan tower ASN melalui anak usahanya PT WIKA Pracetak Gedung (WPG), dan proyek lainnya. 

“Perseroan pun berkomitmen menyediakan konstruksi terbaik yang ramah lingkungan selama pengerjaan proyek dengan dengan tetap menerapkan standar kualitas dan mutu serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik,” tegas Dedi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia