Jumat, 15 Mei 2026

Kontrak Baru Wijaya Karya (WIKA) Tembus Rp 15,41 T

Penulis : Muawwan Daelami
1 Sep 2023 | 11:20 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Ist
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Ist

JAKARTA, investor.id - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak baru sebesar Rp 15,41 triliun hingga Juli 2023. Capaian ini sekaligus meningkatkan order book perseroan menjadi Rp 61,39 triliun.

Perolehan kontrak baru tersebut mayoritas berasal dari segmen infrastruktur dan bangunan gedung sebesar 40,70%. Sedangkan sisanya datang dari segmen industri, EPCC, dan disusul dengan realti dan properti.

Jika dilihat dari sisi pemberi kerja, proyek yang didapatkan Wika sebagian besar berasal dari pemerintah dan BUMN dengan skema pembayaran monthly progress. Beberapa proyek yang didapat perseroan pada Juli 2023 seperti pembangunan Tol Japek Selatan Seksi 2 dan SPAM Wososukas segmen 2 dan 4.  

ADVERTISEMENT

Corporate Secretary WIKA Mahendra Vijaya menjelaskan, perolehan kontrak baru tersebut menjadi bukti bahwa perseroan masih mendapat kepercayaan dari para pemberi kerja.

"Kepercayaan ini sejalan dengan kemampuan Wika untuk memberikan kinerja terbaik dan menuntaskan proyek-proyek strategis nasional (PSN) pada beberapa waktu terakhir," ujar Mahendra dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (1/9/2023).

Mitra Kerja

Keberlangsungan usaha Wika juga tercermin dari realisasi pembayaran terhadap 1.314 mitra kerja senilai Rp 636,29 miliar sepanjang Agustus 2023 yang sebesar Rp 198,86 miliar di antaranya dibayarkan kepada 1.072 mitra kerja yang merupakan usaha menengah kecil (UMK).

Menurut Mahendra, pembayaran ini sekaligus membuktikan bahwa bisnis perseroan saat ini tetap mampu memenuhi komitmen kepada para mitra kerja sehingga kepercayaan mereka terjaga.

Hal ini, sambung Mahendra, sekaligus memperlihatkan langkah transformasi perseroan yang mulai membuahkan hasil. Sebab, aktivitas bisnis perseroan mampu menghasilkan arus kas masuk.

"Langkah Wika memprioritaskan pembayaran terhadap mitra kerja juga didasari pada keyakinan perseroan bahwa dukungan mitra kerja akan berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha perusahaan," tutur Mahendra.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia