Saham Antam (ANTM) Berpeluang Terbang ke Level Ini, Juni Wonowidjojo Awet Koleksi
JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatatkan laba bersih Rp 1,88 triliun di sepanjang semester I-2023. Angkanya tumbuh 24% dari Rp 1,52 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam riset Mandiri Sekuritas yang dipublikasikan 1 September 2023 disebutkan bahwa laba bersih Antam (ANTM) yang hampir Rp 1,9 triliun itu di bawah perkiraan. Hal tersebut dipicu rendahnya harga FeNI dan nickel ore.
“Earning yang lemah di bisnis nikel sejalan dengan pemain lain di industri yang sama di tengah pelemahan harga nikel. Namun pemulihan harga FeNi di kuartal 3 seharusnya bisa menopang bottom line di 2H23,” tulis riset Mandiri Sekuritas dikutip Senin (4/9/2023).
Baca Juga:
Hold Saham PTBA dan TINS, Buy ANTMSebagai informasi, kontribusi penjualan segmen nikel (produk feronikel dan bijih nikel) pada 1H23 dengan proporsi 34% terhadap total penjualan Antam dengan nilai penjualan mencapai Rp 7,43 triliun, tumbuh 36% dari capaian 1H22 sebesar Rp 5,45 triliun.
Mandiri Sekuritas masih melihat prospek pertumbuhan Antam yang kuat ke depan. Hal tersebut lantai kerja sama potensial dengan CATL, sebagai bagian dari rencana untuk melakukan monetisasi sumber daya nikel ANTM yang besar.
Mandiri Sekuritas merekomedasikan buy ANTM dengan target harga (target price/TP) Rp 3.200. Adapun pada perdagangan Jumat (1/9/2023), saham Antam diparkir di Rp 1.955 atau turun 1,76%.
Juni Wonowidjojo
Sementara itu, per 31 Juli 2023, nama Juni Setiawati Wonowidjojo atau Juni Wonowidjojo masih masuk dalam daftar pemegang saham Antam terbesar. Posisinya ada di nomor 6.
Presiden Komisaris PT Gudang Garam Tbk (GGRM) tersebut tercatat mengenggam 117.267.100 saham Antam atau 0,49%. Dia menjadi satu-satunya investor perorangan di top 20 pemegang saham ANTM. Meski belum diketahui pasti sejak kapan Juni mengoleksi saham ANTM, tapi namanya sudah muncul di laporan tahunan Antam 2021 sebagai salah satu pemegang saham terbesar.
Juni diangkat menjadi presiden komisaris GGRM pada 20 Juni 2009. Setelah meninggalkan SMA, dia mulai bekerja di Gudang Garam dan menduduki posisi komisaris sejak tahun 1983.
Juni juga menjabat sebagai presiden komisaris PT Suryamitra Kusuma, dan sebagai komisaris PT Suryaduta Investama, PT Surya Wisata, dan PT Taman Sriwedari. Juni sekaligus presiden direktur PT Surya Pamenang dan PT Surya Zig Zag.
Dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia 2022 versi Forbes, Susilo Wonowidjojo dan keluarga (termasuk Juni Wonowidjojo) berada di peringkat 14 dengan nilai kekayaan US$ 3,5 miliar.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






