Kamis, 14 Mei 2026

Fakta Baru mengenai Adhi Karya (ADHI)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Sep 2023 | 07:40 WIB
BAGIKAN
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 24,5 triliun hingga Agustus 2023. Jumlah tersebut tumbuh 150% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 16,3 triliun.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Farid Budiyanto menjelaskan, kontribusi per lini bisnis perolehan kontrak baru hingga Agustus 2023 didominasi oleh lini engineering & construction sebesar 94%, properti sebesar 3%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

“Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI pada Agustus 2023 terdiri dari Proyek Tol Jakarta-Cikampek II, dan infrastruktur di Kawasan IKN antara lain Tol Akses IKN Seksi 6A, Rumah Susun Pegawai ASN, dan Pembangunan Pengendalian Banjir Daerah Aliran Sungai Sanggai,” ungkap Farid dalam keterangan resmi dikutip Rabu (13/9/2023).

ADVERTISEMENT

Deretan proyek IKN tersebut, lanjutnya menambah capaian perolehan kontrak pekerjaan kawasan IKN yang didapatkan ADHI menjadi 11 proyek.

“Dengan meningkatnya capaian perolehan kontrak baru ini, akan mendukung peningkatan kinerja perseroan tetap tumbuh dan diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap target revenue di tahun 2023,” imbuhnya.

LRT

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia