Ciputra (CTRA) Bersiap Cetak Rekor, Cuan Sahamnya Bisa 50% Lebih
JAKARTA, investor.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan mencetak rekor prapenjualan (marketing sales) unit properti tertinggi sepanjang masa pada tahun ini atau melampaui pencapaian pada 2015.
Terlebih, unit usaha Grup Ciputra tersebut berpotensi membukukan penjualan Rp 750 miliar dari proyek baru kota mandiri (joint operation/JO) Citra City Sentul, di tengah prospek penjualan yang kuat pada tahun ini dengan perkiraan mencapai Rp 9,6 triliun atau tumbuh 17% (year on year/yoy).
Ciputra Development sendiri telah menaikkan target marketing sales tahun ini menjadi Rp 9,8 triliun atau meningkat 19% dibandingkan tahun 2022. Adapun target sebelumnya sebesar Rp 8,9 triliun.
“Ini mencerminkan positifnya ekspansi strategis perusahaan melalui diversifikasi geografis dan didukung oleh tingkat suku bunga KPR yang menguntungkan,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dalam risetnya.
Karena itu, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan proyeksi marketing sales Ciputra Development tahun ini menjadi Rp 9,6 triliun dari sebelumnya Rp 7,8 triliun. “Kami memperhitungkan marketing sales yang lebih tinggi dari Citra Garden Serpong yang diperkirakan sebesar Rp 1,7 triliun dan potensi penjualan Rp 750 miliar dari kota mandiri baru Citra City Sentul,” jelas Victor.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






