Jumat, 15 Mei 2026

AKR (AKRA) Siap Melompat, Potensi Cuan Sahamnya Masih Tebal

Penulis : Jauhari Mahardhika
24 Sep 2023 | 21:23 WIB
BAGIKAN
Pabrik AKR Corporindo (AKRA). (Foto: Istimewa)
Pabrik AKR Corporindo (AKRA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berpotensi melampaui target penjualan lahan industri tahun ini yang sebesar 70-75 hektare (ha). AKR juga berpeluang meningkatkan volume penjualan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan kimia pada semester II-2023.

BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan, target awal penjualan lahan AKR pada 2023 seluas 70-75 ha atau 59-70,5% di atas pencapaian 2022. Pada kuartal I-2023, perseroan telah membukukan penjualan lahan sebesar 19,6 ha atau 28% dari target.

Namun, pada kuartal III-2023, emiten berkode saham AKRA tersebut mengumumkan bahwa marketing sales yang ditargetkan dapat dibukukan pada kuartal IV-2023 mencapai 77 ha berkat penjualan ke Hebang Biotechnology dan perusahaan manufaktur lainnya.

ADVERTISEMENT

“Ini menjadikan penjualan lahan AKRA secara kumulatif pada 2023 bisa mencapai 97 ha, lebih tinggi dari proyeksi awal kami seluas 80 ha. Karena itu, kami menaikkan target penjualan lahan AKRA tahun ini sebesar 21,3% menjadi 97 ha,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.

Di sisi lain, volume distribusi BBM dan bahan kimia AKRA diperkirakan meningkat pada semester II-2023. Manajemen AKRA, menurut BRI Danareksa Sekuritas, melihat volume segmen BBM dan bahan kimia akan tumbuh 6-8% (yoy) pada 2023. Pertumbuhan itu lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar 5% (yoy), yaitu BBM 3 juta KL dan bahan kimia 1,6 juta ton.

BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan, volume distribusi BBM dan bahan kimia AKRA pada semester I-2023 mencapai 46% dan 47,9% dari target tahun ini. Ini sejalan dengan pencapaian perseroan secara historis pada semester I (rata-rata 5 tahun sebesar 48%), di tengah tingginya intensitas curah hujan pada kuartal I-2023 dan berkurangnya hari kerja pada kuartal II-2023 karena adanya perayaan Idulfitri.

“Hasilnya, kami yakin AKRA akan meningkatkan volume penjualan BBM dan bahan kimia pada semester II-2023, yang kami perkirakan akan mendorong pertumbuhan volume penjualan BBM dan bahan kimia masing-masing sebesar 15,1% (qoq)/13,1% (yoy) dan 5,1% (qoq)/19% (yoy) pada kuartal III-2023,” sebut BRI Danareksa Sekuritas.

Potensi Cuan Saham AKRA 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia