Antam (ANTM) Banyak Aksi, Sahamnya Masih Murah
JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam adalah salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia dan dunia, dengan perkiraan kapasitas produksi tahunan lebih dari 9 juta ton bijih nikel dan sekitar 40.500 ton feronikel.
Sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi, Antam bakal diuntungkan dari ekspansi hilirisasi nikel Indonesia. Dalam jangka pendek hingga menengah, pendorong pertumbuhan utama Antam akan berasal dari tambahan kapasitas smelter feronikel (FeNi) sebanyak 13.500 ton. Smelter itu diharapkan beroperasi penuh pada 2024.
“Ke depan, integrasi Antam (ANTM) di Indonesian Battery Corporation (IBC) juga akan menjadi pendorong utama pertumbuhan laba bersih perusahaan,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas, Rizkia Darmawan dalam risetnya.
Saat ini, menurut dia, ada kekhawatiran terhadap kelebihan produksi di pasar nikel global, karena ekspansi besar-besaran smelter nikel Indonesia yang menghasilkan produk nikel kelas 2. Dengan demikian, harga nikel global diprediksi tidak akan naik signifikan hingga akhir tahun ini.
“Kami memperkirakan harga rata-rata nikel LME pada tahun ini berada pada kisaran US$ 22.000 per ton,” sebut Rizkia.
Meskipun demikian, Mirae Asset Sekuritas cukup optimistis terhadap pertumbuhan jangka panjang industri nikel Indonesia, terutama jika Indonesia mampu mengonversi produk nikel kelas 2 menjadi nikel kelas 1.
Dengan berbagai faktor tersebut, Mirae memulai coverage-nya terhadap saham ANTM dengan rekomendasi trading buy. Target harga saham ANTM dipatok sebesar Rp 2.175.
“Target harga tersebut berasal dari EV/EBITDA multiples 10,9 kali (pada EV/EBITDA rata-rata 5 tahun). Saat ini, ANTM diperdagangkan pada EV/EBITDA 7,8 kali dan P/E 11,9 kali. Masih cukup murah,” pungkas Rizkia.
Target Harga Ini Lebih Tinggi
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






